Tim 3C Polres Lotim Borgol 2 Pelaku Jaringan Tebusan Motor Curian

Dua pelaku jaringan penebusan motor curian yang ditangkap polisi di wilayah Wanasaba.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gencarnya Timsus 3C Satreskrim Polres Lotim patut diacungi jempol. Hampir setiap pekan selalu ada pelaku tindak kriminal yang berhasil dibekuk, terutama pelaku curanmor (pencurian kendaraan bermotor) berikut jaringan penebusan barang curian.

Hari ini, Sabtu (18/1), berdasarkan Laporan Polisi No. LP/03/Res.1.8/I/2020/NTB/Res.Lotim/Sek.Wanasaba, oleh jajaran Polsek Wanasa, Lombok Timur (Lotim), sekitar pukul 15.30 Wita, dilaporkan Timsus 3C Polres Lotim telah menangkap 2 orang pelaku jaringan penebusan kendaraan curian yang terjadi di Pemakaman Umum Desa Otak Rarangan, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lotim.

Menurut data yang direalase Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Md Yogy Purusa Utama menyebutkan identitas pelaku yang ditangkap, di antaranya inisial Aq H Alias S (37 tahun), warga Dusun Dasan Bagek, Desa Aikmel Timur, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lotim. Selanjutnya inisial HA Alias H (25 tahun), warga Dusun Jorbat, Desa Otak Rarangan, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lotim.

Sedangkan korban adalah seorang Kepala Dusun (Kadus), bernama Hardianto (31 tahun), beralamat di Dusun Jorba, Desa Otak Rarangan, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lotim.

Modus dan kronologis kejadian dijelaskan, korban mengalami kejadian pencurian sepeda motor miliknya di Pekuburan Umum Dusun Jorba. Setelah korban mengalami kejadian tersebut, datanglah pelaku inisial Aq H menawarkan kepada korban untuk melakukan penebusan sebesar Rp2 juta. Keesokan harinya korban memberikan uang sejumlah tersebut kepada pelaku, dan beberapa jam kemudian kedua pelaku menyerahkan sepeda motor milik korban.

Kronologis penangkapan, pelaku ditangkap setelah proses penebusan berlangsung di wilayah Aikmel, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lotim tanpa perlawanan. Di mana, sebelumnya korban dan petugas sudah merencanakan penangkapan. Barang bukti (BB) yang berhasil diamankan polisi atas kejadian ini, yakni 1 unit sepeda motor Yamaha Mio milik korban.

Dari catatan kepolisian, pelaku merupakan jaringan penebusan yang biasa menghubungi korban apabila terjadi curanmor. Dan tidak jarang dari korbannya sudah menyerahkan sejumlah uang, namun sepeda motor tak kunjung kembali.

Pelaku utama pencurian sepeda motor tersebut sedang dalam pengejaran polisi yang identitasnya sudah dikantongi. ‘’Yang berperan sebagai pelaku utama pencurian sedang kami kejar. Di mana, identitas pelaku sudah kami kantongi,’’ kata Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Md Yogy Purusa Utama sembari menjelaskan bahwa saat ini pelaku dan barang bukti (BB) sudah diamankan di Mapolres Lotim guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply