Di Hadapan Kader PDIP, Wabup Lotim Meneteskan Air Mata

Wakil Bupati Lombok Timur, H Rumaksi SJ.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Wakil Bupati Lombok Timur, H Rumaksi SJ nampak tak kuasa menahan air matanya saat didaulat memberikan sambutan pada acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP ke-47 Kabupaten Lombok Timur, di Gedung Wanita Selong sekaligus pelantikan Pengurus Ranting PDIP se-Kabupaten Lombok Timur, Kamis (23/1).

Wabup yang tampil menyesuaikan diri dengan nuansa PDIP yakni berkemeja merah dengan bawahan kain sarung dodot dilengkapi sapuk di kepala, mengawali sambutan dengan mengulas masa-masa pahit saat masih menjadi orang PDI sejak era orde baru hingga awal reformasi lalu. Rupanya nostalgia itulah yang membuat Rumaksi tak kuasa menahan rasa haru sehingga berpidato dengan suara tertatih-tatih.

‘’Sejak saya lepas dari PDIP dulu, saya masuk Partai Hanura. Dan melalui Partai Hanura saya duduk menjadi anggota DPRD Propinsi NTB. Dan sekarang seperti kalian ketahui saya menjadi Wakil Bupati Lotim sekaligus juga menjadi Ketua DPD Partai Nasdem. Namun, jasa-jasa dan perjuangan bersama PDIP ini tidak akan saya lupakan,’’ kata Rumaksi seraya disambut dengan tepuk tangan menggelegar dari seluruh kader PDIP yang hadir.

Wabup yang menoreh sejarah perpolitikan melalui PDI itu mengaku jiwa dan semangat Soekarnoismenya masih kuat. ‘’Jiwa Soekarnoisme saya masih tinggi, sehingga saya tampil mengenakan baju merah, menyesuaikan diri dengan PDIP,’’ ujarnya.

Selaku Wakil Bupati Lotim, H Rumaksi SJ menyampaikan hal-hal terkait kebijakan pembangunan Pemkab Lotim. Di antaranya, kata Wabup yang juga Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) NTB ini, saat ini Pemkab Lotim memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan kesehatan.

Pada sesi wawancara usai memberikan sambutan, sejumlah pewarta Lotim menanyakan soal terbitnya SK Bupati terkait Timsus percepatan penanganan RTG. Namun, Wabup mengaku tidak mengetahui soal itu. ‘’Saya tidak tahu soal itu, tanya saja kepada yang membentuknya. Kan yang bentuk Bupati, tanya saja Bupati,’’ ucapnya dengan lantang.

Wabup mengaku tidak pernah dikomunikasikan soal kebijakan penunjukan Timsus Percepatan Penanganan RTG itu. ‘’Saya tidak tahu itu, saya tidak pernah diajak berembug atau dikomunikasikan dengan saya,’’ katanya lagi.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply