Gubernur NTB Rapim Matangkan BSC

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah (tengah) didampingi Sekda NTB, HL Gita Ariadi (kiri) saat menggelar Rapim untuk mematangkan serta menyamakan persepsi kerangka acuan draft A3 Balanced Scorecard (BSC), di RRU Kantor Gubernur NTB, Selasa (25/2).

Oleh: Lalu Mandra Setiawan |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) yang dihadiri oleh para asisten, kepala biro dan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB,  Selasa (25/2).

Dalam rapat tersebut, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, HL Gita Ariadi  menyampaikan, bahwa rapat ini diselenggarakan untuk mematangkan serta menyamakan persepsi kerangka acuan draft A3 Balanced Scorecard (BSC) dalam implementasinya pada aplikasi e-Kinerja Pemprov NTB.

E-Kinerja berbasis Balanced Scorecard sendiri direncanakan sebagai instrumen, alat ukur serta metode untuk mengukur perencanaan, pelaksanaan, hingga hasil kerja yang dilaksanakan oleh seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov NTB.

Membuka rapat, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah berharap dengan draft A3 Balanced Scorecard ini nantinya, kinerja perangkat daerah dapat terlihat dengan mudah dan lebih objektif saat dievaluasi. ‘’Dengan draft ini, mengukur kinerja akan lebih efektif dan efisien. BSC ini adalah salah satu alat yang baik untuk mengukur kinerja,’’ kata Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur NTB sangat yakin bahwa BSC ini adalah instrumen dan alat yang memudahkan dirinya melihat detail-detail pekerjaan para ASN di Pemprov NTB dalam rangka mempercepat program-program strategis dan unggulan NTB.

‘’Jika sistem ini jalan, kami bisa memantau kinerja OPD dengan detail. Berbagai program strategis dan unggulan yang sudah berjalan akan terlihat progres dan capaiannya. Bahkan kita bisa langsung mengetahui di mana lokasi pekerjaan, sehingga kegiatan yang tidak bermanfaat bisa dialihkan anggarannya kepada kegiatan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,’’ ujarnya.

Program-program strategis yang dicanangkan NTB tahun 2019-2023 meliputi pariwisata andalan dan strategis, reformasi birokrasi, industrialisasi, pengembangan daya saing SDM, NTB ramah investasi, NTB Bahagia, pengembangan konektivitas dan aksebilitas wilayah NTB, NTB bersih dan berkelanjutan.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply