Puncak HUT ke-70 Satpol PP dan HUT ke-58 Sat-Linmas Dipusatkan di Kota Mataram

Direktur Satpol PP Kemendagri RI, Arief M Edie (kanan) saat konferensi pers, di Ruang Command Centre Gedung B Lantai 2, Kantor Kemendagri RI, Jakarta Pusat, Rabu (26/2).

Oleh: Abdul Rasyid Z. / Lalu Mandra Setiawan |

JAKARTA, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kementerian Dalam Negeri (Kemedagri) RI setiap tahunnya menyelenggarakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Sat-Linmas) pada tanggal 3 Maret. Tahun ini, Satpol PP menginjak usianya yang ke-70 tahun, sementara Sat-Linmas tepat berusia ke-58 tahun pada 19 April 2020.

Puncak kegiatan HUT akan dilaksanakan secara terpusat di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan tema ‘’Peningkatan Profesionalisme Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat Menuju Indonesia Maju’’.

Kenapa tema ini diambil? Karena tugas Satpol PP saat ini sangat berat. ‘’Menyambut Pilkada serentak 2020, kita juga menyiapkan Linmas di setiap TPS untuk persiapan Pilkada,’’ kata Direktur Satpol PP Kemendagri RI, Arief M Edie saat konferensi pers, di Ruang Command Centre Gedung B Lantai 2, Kantor Kemendagri RI, Jakarta Pusat, Rabu (26/2).

Satpol PP sebagai aparat yang menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman serta menyelenggarakan perlindungan masyarakat, harus bersikap proaktif mencermati gelagat dinamika di wilayahnya demi menjaga stabilitas dan keamanan menjelang pesta demokrasi. ‘’Nanti Satpol PP akan membantu Bawaslu dalam menertibkan alat peraga kampanye. Dan kami tempatkan juga minimal 2 orang Linmas di setiap TPS untuk menjamin kesuksesan Pilkada serentak 2020 tersebut,’’ ujarnya.

Peringatan HUT ke-70 SatPol-PP dan HUT ke-58 Sat-Linmas Tahun 2020 juga akan diisi dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas). Rakornas bertujuan untuk menyamakan persepsi dan pola operasi bagi Satpol PP di daerah melalui kerja sama sinergitas dalam menunjang terciptanya situasi kondusif, baik sebelum maupun sesudah Pilkada.

‘’Rakornas ini akan menyamakan persepsi dari Sabang sampai Merauke untuk tetap menjalin hubungan dari Pemerintah Pusat sampai Kabupaten/Kota. Menyamakan persepsi, gerak langkah, untuk Satpol PP lebih maju lagi. Satpol PP bukan dibentuk untuk bertempur dengan rakyatnya sendiri, tetapi penyeimbang yang nantinya akan menunjukkan representasi negara hadir di kehidupan masyarakat,’’ kata Arief.

Pada pelaksanaan Rakornas, juga akan dirangkaikan dengan pemberian tanda penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP kepada Gubernur dan Bupati/Wali Kota yang berkomitmen dan peduli dalam peningkatan kinerja Satpol PP. Penghargaan Karya Bhakti Satpol PP yang diberikan kepada Satpol PP Provinsi, Satpol PP Kabupaten/Kota yang mempunyai dedikasi dan integritas tinggi dalam peningkatan peran Satpol PP dalam upaya mendukung kelancaran pemerintah daerah.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply