Wagub NTB Ajak Organisasi Perempuan Gunakan Tenun

Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah (kanan) bersama Ketua TP PKK NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati (tengah) saat menghadiri perayaan HUT KCBI Lombok NTB ke-3.

Oleh: Lalu Mandra Setiawan |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah bersama Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati hadir merayakan HUT Komunitas Cinta Berkain Indonesia (KCBI) Lombok NTB ke-3, di Hotel Lombok Astoria Mataram, Rabu (26/2).

Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah yang tampil anggun mengenakan kain tenun serta baju berwarna kuning madu tersebut menyampaikan apresiasinya kepada KCBI.

Dengan adanya organisasi-organisasi wanita, kata Wagub Rohmi, dirasakan sangat besar peranannya dalam membangun NTB tercinta, terlebih KCBI yang turut berperan aktif dalam melestarikan tenun-tenun di NTB. ‘’NTB ini adalah tempat paling kaya dari sisi tenunnya, bahkan di setiap kabupaten memiliki banyak jenis tenun, itu hebatnya NTB,’’ kata Wagub Rohmi.

Dengan keanekaragaman tenun yang dimiliki NTB, Wagub Rohmi mengajak organisasi-organisasi perempuan di NTB untuk bersama melestarikan dan menggaungkan tenun. Bukan hanya di lingkup Nasional semata, tapi juga pada lingkup Internasional. ‘’Kalau bukan kita, lalu siapa lagi yang mau menyelamatkan tenun kita. Kekayaan dan nilai keaslian tenun harus terus dijaga betul,’’ ujarnya.

Pada HUT KCBI yang bertemakan ‘’Pesona Berkain Nusantara Melestarikan Budaya Bangsa’’ Wagub Rohmi juga menyampaikam bahwa dengan menggunakan tenun asli NTB, maka itu bentuk dorongan kepada UKM dan penenun di NTB agar terus berkembang. ‘’Kita harus bertekat agar terus berkembang dan mendunia di tengah besarnya arus publikasi terhadap segala sesuatu saat ini. Dengan mencintai tenun hasil daerah, maka Insya Allah itu berarti kita mendorong nilai-nilai budaya NTB ini bisa mendunia,’’ katanya.

Wagub Rohmi berharap dengan memasuki usia yang ke-3 tahun KCBI Lombok NTB dapat terus menginspirasi dan melakukan kegiatan-kegiatan sederhana namun konsisten secara terus menerus.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj Niken menyampaikan, berdirinya KCBI merupakan sebuah keniscayaan. ‘’Tentu saja sebuah organisasi berdiri karena sebuah tujuan dan tujuan KCBI ini adalah melestarikan kecintaan berkain. Ini menjadikan KCBI ini sesuatu yang penting terutama dalam program pemerintah untuk tetap melestarikan budaya bangsa dan juga dalam mendukung pariwisata di Provinsi NTB,’’ kata Hj Niken.

Hj Niken berharap agar generasi muda dapat mencintai, lebih peduli dan lebih memahami kain-kain tenun khas NTB. Hal itu dapat dimualai melalui penerapan cinta berkain pada setiap event atau kegiatan pelestarian.

Lebih jauh Hj Niken mengaku senang dapat turut bergabung merasakan kebahagian dalam perayaan HUT KCBI Lombok NTB. ‘’Alhamdulillah pagi ini kami bangga sekali dapat bergabung bersama ibu-ibu dalam rangka syukuran ulang tahun KCBI yang ke-3,’’ ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KCBI Lombok NTB, Hj Maskayangan menyampaikan bahwa visi dan misi KCBI ialah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap mencintai kain dan menunjukkan jati diri putri Indonesia yang sebenarnya adalah berkain. ‘’Mudah-mudahan ibu-ibu yang berada dalam ruangan ini bisa menyuarakan kepada anak-anak kita, keluarga kita, keponakan untuk melestarikan budaya kita ini, yakni berkain,’’ katanya.

Pada kegiatan tersebut berbagai kain tenun khas NTB dipamerkan, tidak hanya itu fashion show dengan tema kain tenun khas NTB pun turut disajikan.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply