Pemprov NTB Diminta Kerahkan Kekuatan untuk Lotim

Raden Rahadian Soedjono.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Menanggapi kondisi riil Lombok Timur (Lotim) dari hasil pemaparan Kepala BPS Provinsi NTB, Suntono pada rapat koordinasi peningkatan IPM Kabupaten Lotim, di Ruang Rapat Utam (Rupatama) 1 Kantor Bupati Lotim, Senin kemarin (2/3), mengundang keprihatinan salah seorang Anggota Fraksi Demokrat DPRD Provinsi NTB asal daerah pemilihan (Dapil) Lotim, Raden Rahadian Soedjono.

Setelah membaca berita yang di lansir media ini, Senin kemarin (2/3), mantan Anggota Dewan Lotim 2 periode itu mengaku ikut merasa miris atas kondisi Lotim yang berada pada posisi ke-9 IPM dari 10 kabupaten/kota di NTB. ‘’Saya membaca berita di Lomboktoday.co.id Senin kemarin (2/3), hasil pemaparan kepala BPS NTB pada Rakor Peningkatan IPM Lotim,’’ kata Raden Rahadian Soedjono kepada wartawan media ini, di ruang F Demokrat DPRD Provinsi NTB, Selasa (3/3).

Menurutnya, mengingat 24% lebih penduduk NTB ada di Lotim, tentu sangat beralasan bahwa Lotim disebut menjadi tolok ukur tingkat IPM Provinsi NTB. ‘’Wajar kalau Lotim menjadi penentu kemajuan IPM NTB dengan 24% penduduk NTB ada di Lotim. Kalau Lotim rendah, maka berpengaruh terhadap angka IPM NTB,’’ ujarnya.

Untuk itu, Raden Rahadian meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB untuk mengerahkan perhatian lebih maksimal dalam upaya mendongkrak IPM Lotim melalui 3 dimensi yaitu Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi. Sebab, kata dia, kalau IPM Lotim masih rendah, maka sebutan IPM NTB secara makro akan tetap berada pada posisi di bawah secara nasional.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply