PT Nindya Karya Dituding Ingkar Janji, Kelompok Tani HKM Batu Dulang Murka

Plh Dirjen SDA Kemen PUPR bersama Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat serta sejumlah pejabat lainnya menekan tombol sirine sebagai tanda dimulainya Ground Breaking pembangunan proyek Bendungan Tiu Suntuk di Desa Mujahidin, Kecamatan Brang Ene, Senin (17/2) lalu.

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

SUMBAWA BARAT, LOMBOKTODAY.CO.ID – Proses pembangunan Bendungan Tiu Suntuk, Desa Mujahiddin, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus berjalan. Alat berat milik PT Bahagia Bangun Nusa setiap hari bekerja. Namun hari ini, anggota kelompok tani HKM Batu Dulang berencana menghentikan proses pekerjaan itu untuk sementara dengan alasan Pemda dan PT Nindya Karya dinilai ingkar janji.

Awalnya, kelompok tani HKM Batu Dulang meminta untuk dibuat akses jalan melalui lokasi HKM, sebagai jalan masuk PT Nindya Karya ke lokasi bendungan dan pihak PT Nindya Karya telah mengamini, akan tetapi sampai saat ini tidak direalisasikan.

‘’Saat ini PT Nindya Karya sedang menggusur lahan 95 ha milik HKM. Kalau seperti itu cara mereka, kita hentikan saja sebelum semuanya jelas,’’ kata Ketua Kelompok Tani HKM Batu Dulang, Jupri.

Upaya kelompok tani HKM Batu Dulang ingin membuat jalan melalui jalur tersebut, tentu dengan pertimbangan dan manfaat yang jelas bagi masyarakat. Pertama, 152 anggota HKM akan menggunakan akses jalan tersebut. Selanjutnya lahan warga yang berbatasan dengan HKM juga akan terakomodir aksesnya. Dan itu masuk jalan umum karena tidak menggunakan lahan milik warga.

Asisten II Setdakab Sumbawa Barat sekaligus mantan Kadis PU KSB, Amar Nurmansyah, ST meluruskan bahwa ada tiga alternatif jalan dari ujung aspal ke lokasi bendungan, di antaranya masuk lokasi HKM namun saat ini perusahaan mencari akses terdekat untuk digunakan. Dan alternatif itu belum ada yang final.

‘’Saya sampaikan ke perusahaan bahwa HKM ini sudah berkorban dalam proses percepatan pembangunan bendungan dan sepatutnya perusahaan mengindahkan apa yang menjadi keinginan mereka,’’ katanya.

Sementara itu, Project Manager PT Nindya Karya bendungan Tiu Suntuk saat coba dikonfirmasi via selularnya, sampai berita ini dipublish tidak merespon.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply