IPNU NTB Minta Semua Pihak Awasi Penyaluran JPS Gemilang

Ketua PW IPNU NTB, Pauzan Basri.
Ketua PW IPNU NTB, Pauzan Basri.

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Provinsi Nusa Tenggara Barat (IPNU NTB) meminta semua pihak untuk mengawasi proses penyaluran program sembako Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang oleh Pemprov NTB kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Pemprov NTB, kata Ketua PW IPNU NTB, Pauzan Basri, hari ini, Kamis (16/4), belum bisa memaksimalkan produksi UKM masyarakat yang ada di NTB. Terbukti dengan bahan-bahan sembako JPS Gemilang yang akan didistribusikan itu tidak bisa maksimal menggunakan produk asli milik masyarakat kecil menengah.

‘’Seharusnya di tengah kesulitan ekonomi akibat dari Covid-19 ini, Pemprov NTB bisa memanfaatkan hasil UKM-UKM kita yang ada di NTB. Pasti mereka akan sangat terbantu, mestinya tanpa birokrasi yang berbelit-belit juga tentunya,’’ kata Ketua PW IPNU NTB, Pauzan Basri, dalam keterangan pers di Mataram, Kamis (16/4).

Jangan lupa juga lanjut pria asal Lombok Utara ini, semua pihak harus mengontrol proses pendataan dan pendistribusian paket JPS Gemilang tersebut. Jangan sampai salah sasaran. Pihak dusun hingga desa harus proaktif dan memberikan data yang valid sesuai fakta yang ada di lapangan.

‘’Kalau sampai ada yang mengeluh karena tidak mendapat sembako, itu patut kita pertanyakan nanti. Pokoknya semua kita dan semua mata harus ikut mengontrol ini. Karena ini menggunakan anggaran yang sangat besar dan harus realisasi tepat sasaran,’’ ujarnya.

Pauzan menjelaskan, beberapa keluhan kini sudah mulai dirasakan oleh para UKM yang ada di NTB. Keluhannya itu soal para UKM yang tidak bisa ikut memasukkan barang-barangnya dan terlibat dalam program JPS Gemilang ini. ‘’Banyak saya dengar keluhan masyarakat, terutama para pelaku UKM kita yang ada di NTB. Mohonlah bisa diprioritas para UKM kita ini, karena hari ini kan lagi sulit, semua sulit. Ekonomi masyarakat bawah sangat melemah,’’ katanya.

Artinya, janganlah semua dimonopoli oleh salah satu pemodal saja. ‘’UKM kita ini sangat butuh, kasihan mereka ini. Pemprov NTB dalam hal ini Pak Gubernur harus betul-betul memastikan bahwa produk UKM kita ini dapat menikmati dari program JPS Gemilang ini,’’ ujarnya.(Sid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *