Gubernur NTB Apresiasi Capaian Lobar di Bidang Industrialisasi

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat memberikan paket Gemarikan bagi ibu hamil dan anak stunting, di Kantor Desa Kuripan Utara, Kecamatn Kuripan, Kabupaten Lobar, Rabu (13/5).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

LOBAR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widiyawati sangat optimis Kabupaten Lombok Barat (Lobar) akan segera menjelma menjadi daerah yang memainkan peranan penting dalam industrialisasi di wilayah Provinsi NTB.

Hal itu dikemukakan Gubernur NTB saat melaunching Bantuan Bibit Tanaman dan Pemberian Paket Gemarikan bagi ibu hamil dan anak stunting, dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan keluarga pada masa Pandemi Covid-19, bertempat di Kantor Desa Kuripan Utara, Kecamatn Kuripan, Kabupaten Lobar, Rabu (13/5).

Gubernur optimisme bahwa Lobar akan menjadi aktor utama ekonomi di NTB, karena saat ini sudah bisa menciptakan berbagi terobosan. Seperti pembuatan motor listrik oleh siswa SMK di Lingsar dan pembuatan cold storage oleh siswa SMKN 2 Gerung. ‘’Kalau semua produk hasil karya anak NTB yang luar biasa ini, bisa didistribusikan di BUMDes-BUMDes se-NTB, maka kami yakin Lobar akan menjadi pemain utama ekonomi di NTB,’’ katanya.

Selain itu, Lobar, khususnya Desa Kuripan Utara, akan mencatatkan sejarah awal di mana Provinsi NTB akan melalui PT Gerbang NTB Emas (GNE) akan membuka Trade Center Distribution (TDC) di 20 desa di Lobar, yang bekerja sama dengan BUMDes. Di mana, GNE akan memasok hasil dari produk-produk UMKM, ke BUMDes yang ada, kemudian BUMDes akan melakukan proses distribusi langsung kepada masyarakat. ‘’Dengan demikian, kita akan mampu bersaing dan tidak akan khawatir lagi dengan keberadaan Alfamart dan Indomaret yang berkembang di sekitar kita,’’ ujarnya.

Selain itu, Gubernur juga berharap BUMDes dapat menggunakan produk-produk hasil karya anak-anak SMK di Lobar, seperti motor listrik dalam proses distribusi dan cold storage untuk penyimpanan bahan makanan.

Ia menyadari saat ini kualitas hasil produksi anak-anak SMK ini mungkin belum sampurna. Namun, ia berharap ke depan akan terus mengalami penyempurnaan. ‘’Dengan demikian hasil produksi anak-anak kita yang luar biasa ini bukan hanya dapat kita pasarkan di wilayah NTB saja, namun di tingkat nasional bahkan dunia pada masa yang akan dating,’’ harapnya.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply