4 Perumahan di Wilayah Karang Bongkot Rapat Bahas Sholat Idul Fitri, Ini Hasilnya

Suasana rapat pembahasan sholat Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah yang digelar Ketua Takmir Masjid Al-Muhajirin bersama para Ketua RT dari 4 komplek perumahan, yakni Perumahan Griya Perampuan Asri (GPA), Mekar Asri, Bale Lumbung Residence I, Bale Lumbung Residence II serta tokoh agama setempat di Masjid Al-Muhajirin.

Oleh: Abdul Rasyid Z.

LOBAR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Dalam menghadapi pelaksanaan sholat Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah di tengah Pandemi Covid-19, setidaknya 4 perumahan yang ada di wilayah Desa Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), yakni Perumahan Griya Perampuan Asri (GPA), Mekar Asri, Bale Lumbung Residence I, Bale Lumbung Residence II bersama tokoh agama setempat menggelar rapat di Masjid Al-Muhajirin, pada Senin malam (18/5), mulai pukul 20.30 Wita hingga 22.00 Wita.

‘’Yang hadir tadi pada saat rapat adalah Ketua Takmir Masjid Al-Muhajirin, Pak Fathurrahman; para Ketua RT di 4 komplek perumahan yakni Perumahan GPA (RT 4 dan RT 5), Mekar Asri (RT 10), Bale Lumbung Residence I (RT 11), dan Bale Lumbung Residence II (RT 12) serta 4 orang tokoh agama,’’ kata Ketua RT 11 Perumahan Bale Lumbung Residence I, Ruruh Sujatmoko, dalam keterangan pers yang dikirim ke Redaksi Lomboktoday.co.id, Senin malam (18/5).

Ruruh Sujatmoko yang didampingi Sekretaris RT 11, Eko Rusdianto menjelaskan bahwa rapat tersebut dilatarbelakangi adanya permintaan warga di setiap komplek agar mengadakan sholat Idul Fitri di masing-masing RT. Selain itu, sebagaian gang yang ada di komplek, telah menetapkan petugas sholat Idul Firti. Dan mengurangi jumlah kontak langsung dengan banyak warga, mengingat estimasi jumlah jamaah di Masjid Al-Muhajirin mencapai sekitar 1.500 jiwa.

‘’Tujuan kami mengadakan rapat untuk mengantisipasi keputusan pemerintah tentang izin melaksanakan sholat Idul Fitri di lapangan/masjid/musholla. Untuk mempermudah pemantauan jamaah sholat Idul Fitri di setiap RT. Serta untuk mempermudah panitia dalam membagi tugas dalam mempersiapkan bahan yang sesuai SOP Covid-19,’’ ujarnya.

Adapun hasil rapat yang berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam itu, lanjutnya, menghasilkan beberapa point, di antaranya; pertama, mengijinkan setiap RT untuk melaksanakan sholat Idul Fitri di wilayah masing-masing RT. Ke-2, bagi RT yang melaksanakan sholat Idul Fitri agar menjalankan SOP Covid-19, seperti; penggunaan masker, bawa sajadah masing-masing, siapkan bak/kran cuci tangan, membawa disinfektan, sarung tangan (jika ada). Ke-3, tidak mengijinkan jamaah dari luar komplek RT.

‘’Sedangkan untuk petugas seperti; imam, khotib, hadi dan petugas akan disampaikan pada rapat tahap 2 yang akan dilaksanakan nanti pada Rabu malam (20 Mei 2020), mulai pukul 20.30 Wita hingga 22.00 Wita, dengan agenda pembagian tugas dan pelaporan progress persiapan setiap RT,’’ katanya.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply