Wabup Lotim: Pemerintah Tidak Boleh Jauh dari Media

Wabup Lotim, H Rumaksi Sj (kopiah putih) saat memberikan sambutan.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur (Lotim), H Rumaksi Sj menyatakan, sehebat apapun pemerintah tidak akan bisa berarti tanpa bersinergi dengan media. Untuk itu, pemerintah tidak boleh jauh dari media.

Pernyataan itu disampaikan Wabup Lotim sebagai pembuka kata dalam sambutannya di hadapan puluhan wartawan dan sejumlah aktivis Lombok Timur pada acara silaturahmi dan buka puasa bersama di kediaman pribadi, H Rumaksi Sj, di Desa Bagik Papan, Rabu (20/5).

Melalui momen silaturahmi ini lanjut Wabup, adalah sebagai manivestasi sinergitas Pemkab Lotim dengan para wartawan. Untuk itu, Wabup berharap kepada sejumlah kuli tinta di Lotim agar senantiasa membantu pemerintah dalam rangka ikut memberikan pendidikan dan pencerahan bagi masyarkat.

“Mari kita jaga silaturahmi ini, dan senantiasa bantu pemerintah dalam penyebaran informasi yang mencerahkan kegidupan rakyat. Terlebih dalam situasi pandemi corona ini, peran media mutlak dibutuhkan,” katanya.

Terkait sikap Pemkab Lotim terhadap kebijakan terbaru situasi Covid-19, Wabup mengulas seperti yang pernah disampaikan Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy pada rapat koordinasi, Senin (18/5) lalu.

Menurut Wabup, Bupati Sukiman sempat mengeluarkan kebijakan akan dilakukan uji coba rapid test di pasar dan masjid. Sehingga hari Jumat lusa (22/5) akan dibuka sholat Jumat pada satu desa satu masjid. Kalau tidak ada yang positif akan diizinkan pelaksanaan sholat Idul Fitri berjamaah di masjid.

Meskipun ada berita terbaru kemarin muncul lagi 2 orang warga Lotim yang terkonfirmasi positif, rapid test tetap dilaksanakan di pasar-pasar. Soal keputusan dibolehkannya pelaksanaan sholat Idul Fitri berjamaah masih akan dievaluasi.

Progres penanganan Covid-19 di Lombok Timur menurut Wabup, berbagai langkah telah dilakukan, namun diakuinya tentu masih banyak kekurangan. “Kita masih banyak kukurangan. Maklumlah karena corona ini tidak direncanakan sehingga kita tidak ada persiapan lebih awal menghadapinya. Bupati sebagai ketua gugus tugas sudah banyak berbuat, segala kekurangan sesuatu yang wajar,” ujarnya.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply