Ngeri, Lotim Kembali Kebagian Jatah 7 Orang Positif Covid-19

Sekda Lotim sekaligus sebagai Pelaksana Tugas Gugus Penanganan Covid-19 Lotim, HM Juaini Taupik.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Lombok Timur seakan belum bisa mencukupi kuota jatah positif Covid-19. Padahal daerah ini sudah akan berhenti mengisi daftar penderita setelah merawat sisa 1 pasien. Tampaknya masyarakat Lotim seakan masih memaksa pemerintah untuk melanjutkan pengisian daftar penderita positif karena rakyat belum sepenuhnya mau mengindahkan imbauan pemerintah seperti social distancing maupun menggunakan masker.

Terbukti, tadi malan hari Jumat (22/5) Sekda NTB kembali mengumumkan 54 pasien yang masuk daftar positif Covid-19. Dari 54 pasien, 7 di antaranya adalah warga Lombok Timur. Dari ke 7 pasien tersebut, 4 orang warga kecamatan Sakra, 1 Kecamatan Lenek, 1 orang Kecamatan Aikmel dan 1 orang Kecamatan Selong.

Identitas pasien disebutkan, masing-masing; pasien no 434 an LA, laki-laki, usia 1 tahun, warga Desa Kalijage Baru, Kecamatan Lenek. Pasien no 439 an S, perempuan, usia 45 tahun, warga Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra. Pasien no 440 an MA, laki-laki, usia 36 tahun, warga Desa Sakra, Kecamatan Sakra. Pasien no 441 an F, laki-laki, usia 42 tahun, warga Desa Sakra. Pasien no 442 an A, perempuan, usia 36 tahun, warga Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra. Pasien no 443 an MA, laki-laki, usia 5 bulan, warga Desa Aikmel. Pasien no 444 an AAH, laki-laki, usia 1 tahun, warga Kelurahan Kelayu, Kecamatan Selong.

Sekda Lotim, HM Juaini Taupik selaku Ketua Pelaksana Tugas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lombok Timur mengeluarkan pernyataan singkat melalui WAG Media Lotim Serang Covid-19 menyebut 7 pasien terkonfirmasi positif ini merupakan kenaikan tajam. ‘’Kenaikan yang tajam, Lotim malam ini dapat jatah 7 dari 54 terkonfirmasi positif dari data Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB,’’ ucap Sekda.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply