Dibentuk Bakohumas Untuk Edukasi Masyarakat Sampai Pelosok Desa

Suasana rapat koordinasi (Rakor) yang digelar Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB, Najamuddin Amy bersama para stakeholders kehumasan dari TNI, Polri, dan Kejaksaan sebagai salah satu ikhtiar memaksimalkan edukasi para aparat pemerintah dalam wadah bakohumas.

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Meningkatnya penularan virus Covid-19 di Indonesia, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengindikasikan potensi penularan masih terus berlangsung. Masyarakat perlu terus mendapatkan edukasi dan sosialisasi penanganan Covid-19. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB perlu terus bersinergi bersama seluruh pihak untuk mengedukasi warga NTB sampai ke pelosok desa, khususnya jajaran TNI dan Polri yang juga memiliki perangkat tersebut.

Hari ini, Rabu (27/5), Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB, Najamuddin Amy menggelar rapat koordinasi bersama para stakeholders kehumasan dari TNI, Polri, dan Kejaksaan sebagai salah satu ikhtiar memaksimalkan edukasi para aparat pemerintah dalam wadah bakohumas. Bukan hanya di dunia daring, tapi juga pelaksanaan di dunia luring.

Mengawali rapat, Najamuddin menyampaikan sinergi sangat penting untuk memaksimakan sosialisasi dan edukasi di masyarakat NTB. ‘’Alhamdulillah pertemuan ini sangat positif. Insya Allah ke depannya pemerintah, Polri dan TNI akan bersama-sama mengedukasi masyarakat baik melalui media daring, luring dan strategi komunikasi lainnnya baik melalui medsos platform seperti Facebook, Instagram, Twitter, YouTube dan sebagainya. Juga melalui platform yang akrab semisal WhatsApp agar sosialisasi bisa efektif hingga ke para lurah, kepsek, kades, hingga kampus-kampus,’’ katanya.

Melanjutkan paparannya, Najamuddin menjelaskan bahwa pemerintah juga akan memaksimalkan media luring. ‘’Media luring akan kita maksimalkan pada lokasi strategis seperti sarana umum, ibadah, pelabuhan, bandara, mall/pertokoan, dan ada petugas gabungan TNI, Polri, Satpol PP Provinsi NTB, Satpol PP Kab/Kota untuk mengedukasi,’’ ujarnya.

Najamuddin berharap dengan sinergi yang erat antara antara TNI, Polri dan Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten/Kota akan membawa dampak yang lebih besar terhadap kesadaran dan pola hidup masyarakat NTB dalam menghadapi Covid-19. ‘’Kita berharap dengan strategi yang kita rumuskan bersama akan membawa dampak besar bagi seluruh warga NTB untuk lebih antisipatif dan cerdas menghadapi pandemi COVID-19 ini,’’ ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto dalam kesempatan tersebut menyampaikan agar segera dibentuk pos strategis di tengah masyarakat. ‘’Insya Allah dengan sinergi TNI/Polri dan Satpol PP, kita akan tempatkan pos di lokasi strategis seperti mall dan pasar, untuk meningkatkan intensitas edukasi demi kepatuhan masyarakat terhadap protokol Covid-19. Serta yang tidak kalah penting menjadi harapan kita semua adalah partisipasi kesadaran diri seluruh lapisan masyarakat mengambil peran dalam upaya percepatan penanganan dari diri sendir, keluarga lingkungan untuk bersama saling menjaga dengan disiplin diri melaksankan protokol cegah Covid-19 dalam kehidupan sehari-hari,’’ katanya.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply