JPS Gemilang Tahap III, Gubernur NTB Tekankan Untuk Pelibatan Lebih Banyak UKM/IKM

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah (tengah) didampingi Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah (kiri) dan Asisten II Setda Provinsi NTB, H Ridwan Syah (kanan) saat Rapat Evaluasi JPS Gemilang tahap II dan rencana persiapan JPS Gemilang tahap III, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Senin (15/6).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Semangat pemberdayaan UKM/IKM dalam produk Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang disediakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dalam Program JPS Gemilang, tetap menjadi konsep penyediaannya pada tahap III nanti. Bahkan Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah menekankan supaya produk-produk yang disediakan dalam JPS Gemilang tahap III tersebut merupakan produk-produk yang betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat.

‘’Kita jangan terlena dengan tahapaan penyelenggaraan JPS Gemilang tahap I dan II, tetapi harus mengawal tahap III lebih baik,’’ kata Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah didampingi Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah saat Rapat Evaluasi JPS Gemilang tahap II dan rencana persiapan JPS Gemilang tahap III, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Senin (15/6).

Menurut Gubernur, Pemprov NTB harus mengevaluasi kekurangan dan kelebihan pada tahapan penyelenggaran JPS Gemilang tahap II yang sudah 80 persen penyalurannya. Ia juga meminta agar melibatkan banyak UKM dan IKM lokal di NTB. Sehinggan produk yang diberikan juga lebih bervariasi dengan hasil produk yang banyak melibatkan masyarakat untuk bekerja.

Keterlibatan UKM dan IKM  di JPS Gemilang tahap I dan II sudah mampu melatih mereka untuk terus menyiapkan produk yang berstandar untuk dipasarkan secara umum. ‘’Ini tujuannya kita menggunakan produk lokal. UKM dan IKM tidak terus disusui, tapi produknya mampu bersaing di pasaran, sehingga berkelanjutan dan hidup,’’ ujarnya.

Senada dengan Gubernur, Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah menegaskan semangat awal pemberdayaan UKM dan IKM merupakan roh dari JPS Gemilang ini. ‘’Tentunya UKM maupun IKM ini yang akan banyak melibatkan masyarakat untuk menggerakan ekonomi kita,’’ kata Wagub.

Pandemi Covid-19 memberikan sisi positif kepada masyarakat di daerah ini. Di samping mengajarkan untuk terapkan berperilaku sehat, tapi juga membangkitkan pemberdayaan UKM/IKM di sisi ekonomi. ‘’Inilah yang harus benar-benar kita manfaatkan,’’ ucapnya sembari meminta agar penyaluran JPS Gemilang tahap III dipersiapkan dan direncanakan dengan matang sebelum disalurkan kepada masyarakat.

Sementara itu, Assisten II Setda Provinsi NTB, H Ridwan Syah memaparkan tentang penyaluran JPS Gemilang tahap II yang sudah berjalan lancar. ‘’Hingga hari ini, progress penyaluran JPS Gemilang tahap II sudah 80 persen,’’ kata Ridwan Syah.

Pembagian wilayah kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengawal dan bertanggungjawab terhadap penyaluran JPS Gemilang di Kabupaten/Kota se-NTB berjalan lancar dan efektif, sehingga semua persoalan dan kendala dapat dieliminir.

Ia melanjutkan, rencananya setelah penyaluran JPS Gemilang tahap II rampung, JPS Gemilang tahap III akan disalurkan pada awal Juli 2020 mendatang. Sebanyak 125.000 paket yang akan disalurkan, yakni di Pulau Lombok sebanyak 87.318 KPM, Pulau Sumbawa 37.682 KPM dengan melibatkan sebanyak 535 UKM/IKM lokal di NTB. ‘’Rencananya melihat kebutuhan masyarakat, ada beberapa produk yang nantinya diganti, namun akan dilihat situasi dan keadaan produk tersebut, baik itu ketersediaan dan kebutuhan masyarakat, sehingga lebih bervariasi,’’ ujarnya.

Persiapan tahapan proses JPS Gemilang tahap III akan terus dikoordinasikan dengan berbagai rakor dan evaluasi, sehingga menghasilkan keputusan yang matang sebelum didistribusikan.

Rapat ini dihadiri oleh Inspektur Provinsi NTB, Kadis Perhubungan, Kadis Dukcapil dan Desa, Kadis Dikbud, Kadis Kominfotik, Kadis Peternakan, Kadis Perdagangan dan OPD terkait.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply