Ini Pesan Wagub Saat Berkunjung ke BRSAMPK Paramita Mataram

Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah didampingi Asisten I Setda Provinsi NTB, Hj Baiq Eva Cahyaningsih; Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H Ahsanul Khalik; dan Kepala Dinas DP3AP2KB, Hj Putu Selly Andayani saat berkunjung ke BRSAMPK Paramita Mataram.

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Berkunjung ke Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Paramita Mataram, Selasa (30/6), Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah mengaku merasa tenang melihat perkembangan dari Balai Paramita yang menunjukkan bahwa balai tersebut berfungsi dengan baik. ‘’Dari segi kemampuan, dari background pendidikan sudah sangat baik. Semua saya lihat sudah berjalan on the right track,’’ kata Wagub.

Kunjungan ini juga turut didampingi oleh Asisten I Setda Provinsi NTB, Hj Baiq Eva Cahyaningsih; Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H Ahsanul Khalik; dan Kepala Dinas DP3AP2KB, Hj Putu Selly Andayani.

Wagub menyampaikan kepada semua anak-anak bahwa sebaik-baiknya manusia yang bermanfaat bagi sesama dan bagaimana cara memaknai dan menyikapi permasalahan untuk jauh lebih baik ke depannya. Di usia yang masih terbilang muda dalam menjalani hidup akan ada cobaan, halangan bahkan duri mungkin bisa saja menjadi halangan. Namun, berpikiran positif juga harus dijaga untuk modal dalam menjalani hidup.

Bagi Wagub, kesulitan hidup adalah tempaan yang telah melahirkan banyak orang-orang hebat. ‘’Karena banyak orang-orang hebat berangkat dari masalah yang sangat sulit, orang-orang sukses berangkat dari kehancuran. Itu betul-betul menjadi pelajaran untuk kita,’’ ujarnya.

Untuk itu, Wagub menginginkan agar apa yang dihasilkan dapat dikenal oleh masyarakat NTB, bahkan Indonesia dan dapat bermanfaat dan semakin berkembang. ‘’Percayalah, jalan hidup kita tergantung dari doa dan ikhtiar kita. Tak bisa itu salah satunya, harus kedua-duanya untuk berusaha bagaimana caranya supaya kehidupan kita lebih baik lagi,’’ katanya.

Sementara itu, Kepala BRSAMPK Paramita Mataram, I Ketut Supena mengatakan bahwa Balai Paramita bahu-membahu dan bersinergi dengan Dinas Sosial untuk meningkatkan kerja sama terkait program-program dari Kementerian Sosial. ‘’Suatu kebahagiaan untuk kami, orang-orang yang masuk kesini harus bahagia, maka anak-anak kami 100 persen dari NTB penuh kebahagiaan apapun masalahnya, di sini ditemukan solusinya,’’ katanya.

Oleh karena itu, setelah keluar dari Balai Anak Paramitha diharapkan telah memiliki skill dan kompetensi untuk mulai berwirausaha di dunia luar atau membentuk kelompok usaha di luar. ‘’Kita hanya mengawal dan memberikan stimulus kepada adik-adik kami,’’ ucapnya.

Setelah diskusi tersebut, Wagub dan rombongan diajak untuk berkeliling di Balai Anak Paramita guna melihat usaha ekonomi produksi yang hampir semua pekerjanya adalah anak-anak dari Balai tersebut.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply