Pengrajin Gitar Lokal Ngaku Termotivasi Saat Silaturahmi Bersama Gubernur

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat mencoba gitar buatan Wirahadi (30 tahun).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah terus melakukan silaturahmi bersama masyarakat NTB. Selain aktif bersilaturahmi bersama Aparatur Sipil Negara (ASN), Gubernur aktif mengunjungi dan berdialog secara langsung bersama kepala desa hingga para pelaku usaha di daerah ini.

Tradisi yang terus dijaga oleh Gubernur menuai banyak tanggapan dari berbagai kalangan. Salah satunya pelaku usaha gitar di wilayah Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Wirahadi (30 tahun) mengaku senang sekali bisa kembali bertemu Gubernur NTB. Menurutnya, dukungan dari Gubernur NTB menjadi suntikan semangat untuk terus berkarya di tengah Pandemi Covid-19. ‘’Saya kangen dengan pak Gubernur. Dulu beliau pernah ke Lotim melihat langsung usaha gitar kami, sekarang saya datang langsung ke Dinas Perindustrian memperkenalkan gitar baru saya,’’ katanya saat menghadiri acara pembinaan ASN oleh Gubernur NTB, di Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Jumat (10/7).

Di hadapan Gubernur dan ASN Dinas Perindustrian NTB, Wirahadi menceritakan proses jatuh bangun pada saat membuat gitar. Dalam ceritanya, selama pembuatan gitar, banyak sahabat yang menertawakannya. Bahkan, dukungan dari orang terdekat pun tidak didapatkan. ‘’Banyak sekali prosesnya, diolok hingga ditertawakan pernah saya rasakan,’’ katanya.

Alumni MA NW Pancor itu melanjutkan, saat membuat gitar pun, sering sekali gitar yang dibuat tidak sesuai dengan keinginan dan pesanan pembeli. ‘’Beberapa kali gitar yang saya buat tidak sesuai dengan pesanan, pernah juga saya buat gitar suaranya sangat jelek. Tapi, itu semua tidak menyurutkan semangat saya untuk terus membuat gitar,’’ ucapnya.

Sekarang, tambah Wirahadi, penjualannya sudah menyasar pasal internaisonal. Terhitung, sudah 30 gitar dijualnya ke Malaysia, Brunai Darussalam hingga Singapura. ‘’Alhamdulillah, melalui teman-teman Facebook, beberapa gitar sudah saya jual di berbagai negara,’’ ujarnya.

Di tempat terpisah, Masriadi, Kepala Desa (Kades) Semaya, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lotim juga mengaku bangga dan senang sekali dikunjungi langsung oleh Gubernur yang didampingi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi NTB. Menurutnya, kunjungan ini merupakan pengalam baru dan bisa menyampaikan aspirasi masyarakat secara langsung. ‘’Ini pengalaman baru menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Gubernur NTB, merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami,’’ katanya ketika ditemui saat silaturahmi Gubernur NTB bersama Kades se-Lotim Kamis (2/7) lalu.

Apalagi, lanjutnya, Gubernur didampingi langsung oleh kepala OPD. Jadi, selaku kades, pihaknya bersama kades lainnya bisa langsung menyodorkan proposal sesuai aspirasi yang telah terserap di desa masing-masing. ‘’Keluhan jalan ada Kadis PU, keluhan bantuan masjid ada Kepala Biro Kesra. Alhamdulillah langsung kami sodorkan proposal kepada kepala dinas di hadapan pak Gubernur,’’ ujarnya.

Sementara itu, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah mengatakan, silaturahmi harus terus dilakukan dengan siapapun. Karena, tugas seorang pemimpin harus mampu menyerap aspirasi dari berbagai kalangan dan bisa meringankan beban masyarakat. ‘’Tugas kita sederhana saja, perbanyak silaturahmi dan sedekah kepada siapapun. Dengan begitu, hidup kita lebih tenang. Saya yakin, semua urusan juga pasti diselesaikan dengan mudah,’’ katanya.

Jangan sampai, kata Gubernur, ada masyarakat yang datang jauh-jauh menghabiskan waktu, menghabiskan uang dan tenaga untuk bersilaturahmi kepada pemimpinnya. Tapi, pemimpinnya sendiri tidak bisa menemuinya. ‘’Saya berdialog dan silaturahmi langsung bersama ASN, kepala desa, petani, nelayan serta masyarakat lainnya dengan niat sederhana. Saya hanya ingin dekat dengan masyarakat dan menyerap aspirasi mereka secara utuh,’’ ujarnya.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply