2025, Semua Bidang Tanah di Lotim Harus Sudah Disertifikatkan

Kepala BPN Lotim, Lalu Mandra P.
Kepala BPN Lotim, Lalu Mandra P.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dalam 5 tahun ke depan akan bekerja ekstra. Pasalnya, pihak BPN Lotim menargetkan hingga tahun 2025 mendatang, seluruh bidang tanah di wilayah Lotim harus dilakukan klasiran atau dipetakkan dan langsung disertifikatkan. Hal itu disampaikan Kepala BPN Lotim, Lalu Mandra P didampingi Kasubag TU BPN Lotim, Gede Beni, kepada Lomboktoday.co.id, di ruang kerjanya¸ Rabu (15/7).

Menurut Lalu Mandra P yang baru setahun menjabat Kepala BPN Lotim itu, program ini adalah program dari pemerintah pusat untuk semua daerah di Indonesia. ‘’Ini adalah program dari pusat yang memerintahkan untuk dilakukan pengukuran semua bidang tanah,’’ katanya.

Untuk itu, pria yang mengaku cucu dari salah seorang tokoh tersohor di Sakra, Lalu Mahnep, yang dijuluki Datu Polak itu meminta kepada seluruh masyarakat agar mempersiapkan dokumen alas hak atau semua jenis bukti kepemilikan lahan baik itu sawah, ladang, kebun, tegalan, pekarangan dan semua jenis lahan.

Di samping itu, putra salah seorang tokoh penting NTB era tahun 80-an, Lalu Satria Utama, meminta seluruh warga melalui Pemerintah Desa juga untuk mempersiapkan diri dari sekarang pemasangan sendiri PAL atau batas lahan. ‘’Dalam pengukuran untuk pemetaan nanti, semua harus diukur dan yang belum bersertifikat kita akan sertifikatkan gratis, kecuali tanah yang masih dalam sengketa tetap akan diukur, hanya saja pensertifikatannya ditunda hingga status lahan tidak lagi dalam sengketa,’’ ujarnya.

Terkait progres pensertifikatan tanah yang telah dicapai melalui sistem Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Kepala BPN menjelaskan, hingga hari ini baru rampung sebanyak 4.679 sertifikat dan 2 sertifikat tanah wakaf dari 30.000 kuota Lotim yang tersebar pada 18 desa.

Dari kuota tersebut, jelasnya, pihak BPN Lotim hanya akan mengerjakan 10 ribu sertifikat. Sebanyak 20 ribu sertifikat dikerjakan oleh pihak ketiga dalam hal ini pemenang tender. Artinya, pihak BPN Lotim sudah merampungkan kurang sedikit 50% dari jatahnya dan masih ada sisa waktu setahun ke depan. Seluruh sertifikat yang sudah jadi melalui sistem PTSL ini akan diserahkan oleh pihak BPN kepada semua pemilik sahnya tanggal 17 Juli mendatang dengan cara virtual dan simbolik dengan mengundang perwakilan dari desa-desa penerima.(Sid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *