Gubernur NTB Serahkan Hewan Qurban Seberat 1.050 Kg Usai Salat Idul Adha

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat menjadi khatib salat Idul Adha yang digelar di Lapangan Desa Doridungga, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, Jumat (31/7).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

BIMA, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah menjadi khatib salat Idul Adha 1441 Hijriyah yang digelar di Lapangan Desa Doridungga, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, Jumat (31/7). Salat Idul Adha yang diikuti oleh masyarakat Desa Doridungga dan sekitarnya itu, berlangsung lancar dan khidmat.

Dari atas mimbar, Gubernur menyampaikan bahwa Idul Adha atau Idul Qurban serta Ibadah Haji yang dilaksanakan oleh umat Muslim sejatinya merupakan napak tilas sejarah pengembaraan spiritual yang berujung pada tauhid yang dijalankan oleh Nabi Ibrahim AS. ‘’Esensi Idul Adha adalah kemampuan mentransformasi pesan keagamaan menjadi aksi nyata perjuangan kemanusiaan. Oleh karenanya, jika Idul Fitri membawa kita kembali kepada kesucian atau fitrah, maka Idul Adha seharusnya merupakan rekonfirmasi kita terhadap keesaan Allah SWT,’’ kata Gubernur.

Ketundukan dan kepatuhan kepada Allah, kata Gubernur, sesuai dengan makna Islam itu sendiri, yaitu tunduk dan patuh. ‘’Hanya kepada Allah,’’ ucapnya.

Negara dan bangsa ini dimerdekakan dan dibangun juga karena semangat ukhuwah dan keikhlasan berkorban. Bukan karena hadiah dari penjajah, bukan pula karena saling berselisih dan bercerai berai. ‘’Sesungguhnya, umat Islam adalah umat yang satu. Karena persatuan tersebut umat menjadi kuat,’’ ujarnya.

Pada akhir khutbah, Gubernur mengingatkan seluruh jamaah untuk mengingat lima hal sebelum datang lima hal. ‘’Pertama, isi masa mudamu sebelum datang masa tuamu. Kedua, pergunakan dengan baik masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu. Ketiga, manfaatkan masa kaya sebelum miskin. Keempat, manfaatkan lapang sebelum datang sempit. Kelima isilah hidup sebelum datang kematian,’’ katanya.

Yang lima tersebut, lanjut Gubernur, semuanya harus tetap diingat. ‘’Apalagi yang terakhir, datang hidup sebelum kematian menjemput kita semua. Dan yang paling penting, kita jalani kehidupan ini dengan hal-hal yang penuh kebaikan dan mendatangkan keberkahan,’’ ujarnya.

Usai salat Idul Adha, Gubernur menyerahkan hewan qurban ke panitia qurban Desa Doridungga, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, berupa satu ekor sapi exotic jenis simetal seberat 1.050 kg atau lebih dari 1 ton.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply