Perda Penanggulangan Penyakit Menular Jadi Instrumen Untuk Mendisiplinkan Masyarakat

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTB, Najamuddin Amy.

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Lahirnya Perda tentang Penanggulangan Penyakit Menular setelah ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB, Senin malam (3/8), akan dijabarkan secara teknis dalam Peraturan Gubernur (Pergub) menjadi suntikan semangat bagi semua pihak, agar sama-sama bertanggung jawab melawan Pandemi Covid-19 yang masih terjadi.

Perda ini menjadi landasan hukum atau menjadi salah satu instrumen untuk mendisiplinkan masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. ‘’Perda ini bersifat mengikat dan harus dilakukan secara bersama-sama untuk kebaikan kita semua. Karena bagaimapun juga tanpa kekompakan kita untuk menerapkan protokol kesehatan, sulit kita wujudkan kehidupan yang bebas dari ancaman wabah Covid-19,’’ kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTB, Najamuddin Amy, di kantornya, Selasa (4/8).

Najamuddin mengatakan, semua pihak memiliki peran yang sama-sama penting untuk memutus mata rantai Covid-19 ini. Pemprov NTB terus mengajak masyarakat untuk bergotong royong di tengah pandemi ini. Satu hal yang secara terus menerus disuarakan yaitu masyarakat diharapkan untuk tetap menggunakan masker saat di luar rumah, jaga jarak dan selalu mencuci tangan pakai sabun atau handsanitizer.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi NTB, HL Gita Ariadi dalam siaran pers, Senin malam (3/8) mengimbau masyarakat untuk mulai membudayakan pola hidup ‘’Nurut Tatanan Baru”” yakni dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam setiap aktivitas, agar tetap aman dan produktif di tengah Pandemi Covid-19. ‘’Lebih baik mencegah dari pada mengobati, terlebih hingga saat ini vaksin dan obat untuk Covid-19 belum ditemukan dan masih dalam proses uji coba. Karena itu, mari kita disiplin menggunakan masker, jaga jarak dan hindari kerumunan, rajin cuci tangan pakai sabun dan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Protokol kesehatan ini merupakan langkah pencegahan yang paling efektif untuk menghindari resiko terpapar Covid-19,’’ katanya.

Selanjutnya, kepada seluruh petugas, baik dari jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dan Kabupaten/Kota se-NTB juga kepada aparat TNI dan Polri serta seluruh petugas kesehatan dan aparat terkait lainnya, Gita Ariadi meminta terus memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply