Menko PMK Minta Digelar Kembali Pasar Khusus Produk Desa

Menko PMK, Prof Muhadjir Effendy didampingi Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah; Kapolda NTB, Irjen Pol Muhammad Iqbal saat meninjau Kampung Sehat di Desa Rajumas yang menjadi binaan Polda NTB.
Menko PMK, Prof Muhadjir Effendy didampingi Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah; Kapolda NTB, Irjen Pol Muhammad Iqbal saat meninjau Kampung Sehat di Desa Rajumas yang menjadi binaan Polda NTB.

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

LOTENG, LOMBOKTODAY.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Prof Muhadjir Effendy meninjau Kampung Sehat di Desa Rajumas yang menjadi binaan Polda NTB, usai melaksanakan pembagian masker dan Huntap di Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Jumat (28/8).

Melihat produk-produk kerajinan dan produk olahan pangan khas desa tersebut, Menko meminta masyarakat untuk menghidupkan pasar minggu agar perekonomian masyarakat di Desa Rajumas ini berjalan lancar. ‘’Kalau ini bisa digerakkan, saya yakin akan menjadi kekuatan yang luar biasa dalam rangka membangkitkan ekonomi kerakyatan dan juga untuk mendorong pariwisata di NTB,’’ kata Menko PMK, Muhadjir.

Menko Muhadjir mencontohkan salah satu daerah yang pernah ia kunjungi di Inggris yang menerapkan sistem pasar Minggu, bukan hanya sekadar pasar minggu biasa. Namun, lebih diperkuat dengan aturan pemerintah setempat. ‘’Semua warga datang di suatu tempat yang sudah disediakan mayor (bupati, Red) untuk mereka jualan, hari itu tidak boleh jualan selain warga, semua toko-toko tutup, sekarang ini waktunya jualan warga,’’ ujarnya.

Menko Muhadjir mengatakan bahwa, jika cara ini diterapkan, NTB akan menjadi contoh bagi provinsi lain dalam pengelolaan kesejahteraan masyarakat. Keberadaan Mandalika di Lombok Tengah (Loteng), lanjutnya, jangan sampai hanya dinikmati oleh orang-orang tertentu yang memiliki modal di Mandalika. Tetapi, harus didorong agar wisatawan tidak hanya ke Mandalika, namun harus ke tempat lain seperti ini. ‘’Jadi, bapak bupati juga harus berdialog dengan pihak pengelola Mandalika, untuk diberikan ruang, jangan hanya diberikan untuk jadi pedagang asongan saja, di sana, saya kira itu terlalu kecil,’’ katanya.

Menko Muhadjir yakin pengelola Mandalika setuju jika program tersebut dijalankan. Karena hal itu termasuk dalam pemberdayaan masyarakat sekitar. Sebelum beranjak, Menko Muhadjir berpesan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 di desa ini.

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah mengucapkan terima kasih kepada Menko PMK yang berkenan hadir di NTB. Desa Sehat ini, lanjutannya, adalah salah satu program yang diinisiasi oleh Kapolda NTB sebagai sumbangsihnya untuk NTB. ‘’Inilah inovasi dari pak Kapolda, semua desa-desa kami menunjukkan keindahan masing-masing sambil pada saat yang sama protokol kesehatan dikedepankan,’’ kata Gubernur.

Gubernur berharap kedatangan Menko PMK dapat menjadi motivasi untuk NTB ke depannya agar menjadi salah satu provinsi yang lebih maju dari provinsi-provinsi lainnya di Indonesia.(Sid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *