Tim Puma Polresta Mataram Bongkar Judi Togel Online Omzet Miliaran Rupiah

Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa saat menunjukkan barang bukti (BB) yang berhasil diamankan dari tangan pelaku perjudian togel online, di Mapolresta Mataram, Kamis (10/9).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Bisnis judi togel online yang dilakukan pria berinisial MAP (38 tahun), harus berakhir di balik jeruji penjara Polresta Mataram. Pasalnya, ia berhasil dibekuk oleh Tim Puma Polresta Mataram, karena diduga melaksanakan judi togel online di Mataram.

Judi togel online yang dikelola pelaku tidak sembarangan. Polisi mengedus omzet yang dijalankan MAP mencapai miliaran rupiah. ‘’Tim Puma berhasil mengungkap kasus yang cukup meresahkan masyarakat. Ini kasus perjudian jenis togel online. Omzetnya ini miliaran rupiah,’’ kata Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa, di Mapolresta Mataram, Kamis (10/9).

Kasus ini terungkap, kata Kasat Reskrim, berdasarkan laporan masyarakat. Bahwa di Kelurahan Cakranegara Timur kerap dijadikan sebagai lokasi judi togel online. Tanpa basa-basi, petugas bergerak dan langsung menangkap pelaku MAP. ‘’Penangkapan kami lakukan pada hari Senin (7/9), sekitar pukul 17.20 Wita. Barang bukti yang digunakan tersangka juga langsung diamankan,’’ ujarnya.

Kasat Reskrim mengulas ringkas togel online yang digeluti pelaku. Setidaknya pelaku terhubung dengan tiga jaringan luar negeri. Yaitu jaringan Singapura, jaringan Hongkong dan jaringan Sidney, Australia. Penjualan atau pemasangan untuk masing-masing jaringan dilakukan di waktu berbeda. Untuk hari Senin (7/9), togel Sidney dilayani dari pukul 13.00-14.00 Wita. Untuk penjualan togel Singapura sejak pukul 16.00-17.00 Wita. Peminat togel Hongkong dilayani pukul 21.00-22.00 Wita. ‘’Pelaku cuma duduk di rumahnya menunggu pesanan lewat sms ke nomor handphone-nya. Nomor pesanan lalu ditulis di kertas dengan jumlah berapa angka yang dibeli serta nominal pembelian,’’ tuturnya.

Saat mengamankan pelaku, Tim Puma mengamankan sejumlah barang bukti (BB), terdiri dari 13 kertas dobel folio bertuliskan data rekapan, sejumlah buku tabungan, sejumlah handphone (HP) yang digunakan pelaku, serta uang tunai hasil penjualan togel sejumlah Rp567.000. ‘’Dari pengakuannya yang tercatat di BAP, pelaku mengaku baru setahun terakhir ini menjalankan judi togel online,’’ bebernya.

Kasat Reskrim mengungkapkan bahwa pelaku cukup koperatif saat ditangkap, sehingga memudahkan kepolisian untuk melaksanakan proses lanjutan. Terungkap pula, bahwa pelaku melibatkan empat pengecer di judi togel online yang digelutinya ini. ‘’Ada empat pengecernya. Kita akan tindaklanjuti yang empat orang itu. Sehari dia bisa mengirim togel sampai empat kali. Pengakuannya itu dalam sehari, keuntungan yang didapat dari Rp5 juta sampai Rp60 juta,’’ ungkapnya.

Bisnis togel MAP kini terhenti dan harus berakhir di balik jeruji penjara Mapolresta Mataram dengan waktu yang lama. Dia terancam dijerat pasal 303 ayat (1) KUHP tentang perjudian dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply