Tak Punya Kartu Tani, Jangan Berharap Petani Itu Bisa Dapat Pelayanan Saprodi Pertanian

Lalu Kasturi.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Lalu Kasturi menjelaskan, Kartu Tani bagi masyarakat tani di Kabupaten Lotim akan dilaunching bulan Januari 2021 mendatang. Hal itu dijelaskan Lalu Kasturi kepada Lomboktoday.co.id, di ruang kerjanya, Senin (28/9).

Menurutnya, hingga saat ini sudah 31 ribu lebih kartu tani di Lotim telah dicetak. Dari jumlah yang sudah dicetak tersebut setelah validasi data petani berdasarkan E-RDKK. Berdasarkan E-RDKK kata Kabid, jumlah petani Lotim yang terdata sebanyak 99 ribu lebih. Dengan demikian, 60 ribu lebih jumlah kartu tani masih dalam proses pencetakan dan diperkirakan rampung seluruhnya sekitar bulan Desember tahun ini.

Dalam hal kebijakan penerbitan kartu tani ini lanjut Kasturi, atas kerjasama Pemerintah dengan Bank BNI. Pihak BNI saat ini telah mulai mendistribusikan kartu yang sudah tercetak ke para petani. Kelebihan memiliki kartu tani, bagi petani pemilik maupun penggarap menurut Kabid Prasarana dan Sarana, agar semua bentuk pelayanan sarana pertanian bisa tepat sasaran, tepat waktu, tepat mutu dan tepat harga. Dengan demikian, tidak lagi ada celah permainan oknum-oknum tertentu terhadap para petani dalam hal supplay sarana pertanian.

Di samping itu, keuntungannya secara otomatis para pemegang kartu tani langsung menjadi debitur Bank BNI yang dapat berlaku sebagai mana layaknya nasabah bank. Kartu tani tersebut berfungsi sama dengan rekening yang bisa sebagai kartu pelayanan menabung atau mendapatkan kredit. Bagi petani yang tidak memiliki ‘’kartu tani’’, kata Kasturi, jangan berharap akan bisa mendapatkan pelayanan Sarana Produksi (Saprodi) pertanian seperti pupuk, obat-obatan dan sarana lainnya. Ini dimaksudkan untuk menjaga pelayanan Saprodi tidak nyasar kepada orang yang bukan berhak. Terkait pelayanan pupuk di Kabupaten Lotim, Kabid menyebutkan dalam dua tahun terakhir ini tidak ada masalah. Sebab, distribusi pupuk dilakukan dengan pengawasan ketat oleh TP4D yang melibatkan unsur Kejaksaan, TNI dan Polri.(Sid)

1 Komentar

  1. Drs. Murniawan Tasih28/09/2020 at 6:57 pmReply

    Ass. Wr. Wb. Mohon maaf mau nanya ini bos, apa saja syarat2 untuk mendapatkan Kartu tani, mohon penjelasan terima kasih,
    Ini no telp/WA saya 081918486292

Leave a Reply