Di Era Pandemi Covid-19, ICSB Gairahkan UKM di NTB

394
Ketua ICSB Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Galang UKM, DOM FKIP Unram, Sabtu (3/10).
Ketua ICSB Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Galang UKM, DOM FKIP Unram, Sabtu (3/10).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – International Council for Small Business (ICSB) Provinsi NTB menggelar Galang UKM dan Lomba Wirausaha di DOM FKIP Universitas Mataram (Unram), Sabtu (3/10). Upaya tersebut digelar guna menggairahkan kembali UKM di seluruh NTB pada era Pandemi Covid-19.

Galang UKM 2020 ini merupakan program ICSB dan kali ini merupakan yang perdana dilakulan di Provinsi NTB. ‘’Kegiatan ini dilakukan di seluruh Indonesia, terutama di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB),’’ kata Ketua ICSB Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Galang UKM.

Pandemi Covid-19 turut memberikan dampak UKM dalam berwirausaha yang mengakibatkan perekonomian masyarakat semakin menurun. ‘’Tidak hanya tantangannya ekonomi tetapi kemasyarakatan sosial juga menjadi tantangan untuk kita bersama,’’ ujarnya.

Kendati demikian, UKM mampu bertahan dan memiliki nilai besar dalam Pandemi Covid-19. ‘’UMKM tidak hanya harus bangkit tetapi harus bisa masuk ke era digital dan salah satu kunci kesuksesan adalah kemampuan UMKM dalam berinovasi dan mengikuti tantangan di dalam zamannya,’’ ujarnya.

Hj Niken berpesan bahwa UKM harus mampu melihat peluang dalam berbagai kondisi, terlebih dalam kondisi pandemi yang mengharuskan masyarakat harus bekerja dari rumah. ‘’Pemerintah sangat mendukung UMKM dalam menjalankan usahanya yang ingin maju ke depan dan terus memperbaiki kekurangan untuk menjadi sukses,’’ ucapnya.

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Nusra menyampaikan bahwa pihaknya melakukan kerjasama dengan UMKM. Melalui program Bisnis Development Service, Direktorat Jenderal Pajak telah memberikan kemudahan bagi UMKM untuk bangkit. ‘’Taraf UMKM adalah 0,5% dan itu akan ditanggung oleh Direkturat Jenderal Pajak,’’ katanya.

Selain itu, Bank Indonesia (BI), Bank BRI, Bank NTB Syariah turut juga memberikan dukungan untuk membangkitkan UMKM di NTB ini. ‘’Mudah-mudahan dengan adanya acara ini, UMKM di wilayah NTB dapat berkembang lebih baik dan akan menggerakkan perekonomian untuk Indonesia yang lebih baik,’’ ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Unram, Agusdin menyampaikan bahwa pihaknya turut mendukung UMKM di NTB melalui berbagai program. Oleh karenanya, melalui kesempatan tersebut Agusdin berharap ICSB menjadi mitra Unram dalam bersinergi menumbuhkan UMKM. ‘’Saya berharap ICSB bergandengan tangan dalam menumbuhkan dan memajukan UMKM di NTB,’’ katanya.

Lebih jauh Agusdin menyampaikan bahwa Unram mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan telah dilaksanakan. ‘’Salah satu kegiatan dari 8 kegiatan adalah kebebasan diberikan kepada mahasiswa yang punya inisiatif punya bisnis dan diperhitungkan itu sebagai SKS dan dia bisa meninggalkan kampus untuk berbisnis keluar selama 1-2 semester dan itu diakui sebagai mata kuliah atau SKS,’’ ujarnya.

Sehingga dalam implementasi, hal itu diperlukan juga dukungan dari ICSB dalam menuntaskan Merdeka Belajar maupun dalam berhubungan atau bersinergi dengan indikator bisnis dan teknologi yang dimiliki oleh Unram.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here