BPBD Lotim Jadi Pemasok, Camat Keruak Jadi Kurir

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Lotim, Iwan Setiawan
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Lotim, Iwan Setiawan.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Jangan sensi membaca judul berita ini, tapi ini persoalan menjawab dahaga warga di beberapa desa di Kecamatan Keruak yang mulai kesulitan air minum. Adalah fenomena tahunan setiap memasuki musim kemarau dalam interval bulan September hingga Desember.

Mengatasi fenomena ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) memasang sikap siaga di beberapa wilayah kecamatan di Lotim yang terdapat kantong-kantong wilayah desa yang membutuhkan air minum untuk diberikan droping air minum sistem tangki air, terutama dua kecamatan di wilayah selatan (Kecamatan Keruak dan Jerowaru).

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Lotim, Iwan Setiawan yang dikonfirmasi via seluler Jumat (9/10) menjelaskan, pihaknya menyiagakan masing-masing 1 mobil tangki air minum lengkap dengan biaya operasionalnya.

Rata-rata, kata Iwan, untuk dua kecamatan di wilayah selatan dalam sehari bisa melayani 4 sampai 5 tangki air minum untuk 1 kecamatan, dan bisa lebih tergantung permintaan dari desa.

Iwan menyebutkan, BPBD Lotim akan tetap siaga penuh memberikan pelayanan bantuan air minum bagi wilayah-wilayah yang belum mampu dijangkau oleh sistem perpipaan PDAM dan notebene di tempat tersebut memang betul-betul kesulitan air minum akibat tidak memiliki sumber mata air yang layak.

‘’Kami tetap siaga melayani permintaan kebutuhan air bersih minimal untuk kebutuhan minum dan masak di beberapa kecamatan yang terdapat kantong-kantong warga yang kesulitan air bersih. Dan kami telah siaga sejak pertengahan September lalu,’’ kata Iwan.

Secara terpisah, Camat Keruak, Kamaruddin yang ditemui di kantornya menjelaskan hal yang sama. Untuk Kecamatan Keruak dalam 1 hari bisa melayani rata-rata 4-5 tangki air sehari.

Kamaruddin memaparkan, dari 15 desa di Kecamatan Keruak hampir semua desa terdapat beberapa kampong yang benar-benar sangat membutuhkan air bersih, terlebih di puncak kemarau hingga minimal 3 bulan ke depan.

Dalam melayani permintaan air bersih ini, Camat Keruak mengaku tak segan-segan ikut turun langsung bertindak selaku kurir mengantarkan air tangki. ‘’Saya selaku camat ikut langsung mengawal droping air sebagai kurir, demi memastikan bahwa air itu sampai tujuan dan tepat sasaran,’’ kata Kamaruddin.

Selaku Pemerintah Kecamatan, Camat Kamaruddin mengungkapkan rasa prihatin melihat fakta kondisi di beberapa tempat di wilayahnya. ‘’Kami saksikan langsung betapa rakyat kami membutuhkan air bersih. Tiap kali kami turun mengawal droping air, terlihat warga rela antre menunggu jatah air dari tangki,’’ ujarnya.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here