Pepesan Kosong di Balik Ancaman Reshuffle Kabinet Lotim

Wakil Bupati Lotim, H Rumaksi Sj (tengah); Sekda Lotim, HM Juaini Taopik (kanan); dan Kepala BKPSDM Kabupaten Lotim, Salmun Rahman (kiri).

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Pada Senin (12/10) lalu sebagai hari pertama aktifnya Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy masuk kantor sejak dinyatakan sehat wal-afiat dari gangguan virus ganas Covid-19. Hari itu juga Bupati Sukiman didampingi Wakil Bupati (Wabup) Lotim, H Rumaksi Sj mengawali aktivitas dengan menggelar rapat evaluasi pelaksanaan APBD Lotim tahun 2020.

Ragam hasil evaluasi pun mengemuka dari semua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Terutama terkait serapan anggaran dan capaian PAD (Pendapatan Asli Daerah). Sebagian besar serapan anggaran dan capaian PAD berada pada kisaran angka yang sangat mengecewakan kedua kepala daerah (Bupati dan Wabup), meskipun ada beberapa OPD yang persentase serapan anggaran cukup signifikan. Dan ada OPD yang capaian PAD melampui target.

Misalkan saja, Dinas Kominfosan (Komunikasi, Informatika dan Persandian) Kabupaten Lotim bisa mencapai hingga 107% PAD, artinya melebihi target. Tapi, Dinas Tenaga Kerja malah 0% capaian PAD. Rata-rata sebagian besar OPD mencapai kisaran 50%. Karena berada pada angka rendah, sudah barang tentu Bupati dan Wabup selaku user menjadi murka atas lemahnya hasil kinerja orang-orang yang dipercayainya mampu menempati jabatan tertentu.

Akibat dari itu, ekspresi kekecewaan kedua pucuk pimpinan daerah yang sebulan lalu merayakan Hari Jadi ke-125 itu diungkap dengan kata-kata. Mulai dari permintaan kepada para Kepala OPD yang notabene tidak mampu itu untuk mengundurkan diri. Bahkan lebih tegas lagi, Wabup Lotim, H Rumaksi Sj mengeluarkan ancaman akan me-reshuffle kepala OPD yang hasil kerjanya rendah.

Situasi yang terjadi pada hari rapat evaluasi tersebut tentu langsung pula dikonsumsi oleh publik. Hampir semua media Lotim melansir peristiwa memilukan itu. Publikpun menjadi penasaran, benarkah akan ada pejabat Kepala OPD yang akan mengundurkan diri atau harus direshuffle sebagai bukti konsistensi atas ancaman.

Hari berikutnya, Selasa (13/10), tiba-tiba beredar undangan pelantikan ke sejumlah ASN tingkat eselon II, III dan IV lingkup Pemkab Lotim untuk menghadiri pelantikan pada hari Rabu (14/10). Kontan berbagai pihak yang mendapat bocoran ada undangan pelantikan tersebut, berspekulasi dengan menyebut bahwa Bupati dan Wabup Lotim tak main-main dengan ancaman reshuffle. Tak luput pula, beberapa senior awak media Lotim ikut berspekulasi dengan menyebutkan, harus ada yang lengser.

Apa yang menjadi dugaan publik, satupun tidak ada yang terbukti. Ancaman reshuffle-pun hanya sebuah pepesan kosong. Artinya, di antara Kepala OPD yang disinyalir bakal lengser itu justeru tak satupun masuk dalam daftar pelantikan 11 orang pejabat eselon II, III, dan IV yang dilantik oleh Wabup Lotim, H Rumaksi Sj pada hari Rabu (14/10).

Pada pelantikan yang digelar di loby kantor Bupati Lotim oleh Wabup Lotim, H Rumaksi Sj didampingi Sekda Lotim, HM Juaini Taopik dan Kepala BKPSDM Kabupaten Lotim, Salmun Rajman, hanya melantik 3 orang pejabat eselon II yaitu mendefinitifkan Plt Sekwan, H Ahyan dan melukir jabatan Kepala Dinas PUPR dari Lalu Mulyadi digantikan oleh H Marhaban yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas LHK. Kemudian Lalu Mulyadi hanya pindah posisi menggantikan H Marhaban sebagai Kadis LHK. Selebihnya hanya melantik beberapa gelintir pejabat eselon III dan IV dan satu staf khusus Bupati Lotim.

Menanggapi hal itu, Wabup Lotim, H Rumaksi Sj usai acara pelantikan langsung ditodong dengan pertanyaan oleh sejumlah wartawan terkait ancaman reshuffle. Namun, Wabup dengan singkat menjawab bahwa pihaknya masih mengevaluasi dalam batas waktu dua bulan ke depan, apakah akan ada perubahan hasil kerja atau tidak. ‘’Kami evaluasi dulu dalam 2 bulan ke depan, apakah ada perubahan ke arah yang lebih baik atau tidak. Kalau hasil evaluasi menunjukkan tidak ada perubahan lebih baik terhadap serapan anggaran dan capaian PAD, barulah kami pertimbangkan reshuffle,’’ katanya.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply