Dialog dengan Umat Hindu, Gubernur NTB Ajak Jaga Kondusifitas Jelang Pilkada

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat menghadiri dialog santai dengan umat Hindu di Geria Batu Bolong Pagesangan Selatan, Kota Mataram, pada Sabtu malam (17/10).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Menyapa dan bercengkrama dengan masyarakat merupakan kebiasaan yang begitu melekat dengan Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah. Bagi Gubernur, silaturahim ialah salah satu cara menghilangkan sekat-sekat yang kerap muncul antara pemimpin dan masyarakatnya.

Hal tersebut kembali ditunjukkan Gubernur saat menghadiri dialog santai dengan umat Hindu di Geria Batu Bolong Pagesangan Selatan, Kota Mataram, pada Sabtu malam (17/10).

Berlangsung hangat, Gubernur dan masyarakat bertukar pikiran terkait banyak hal, di antaranya; penanganan Pandemi Covid-19 hingga menyambut Pilkada serentak mendatang. Gubernur dalam kesempatan tersebut mengaku senang dapat terus menyapa masyarakat di seluruh penjuru NTB. Menurutnya, dalam membangun daerah dibutuhkan peran dari semua pihak. Untuk itu, tali silaturahim haruslah tetap terjalin dengan baik. ‘’Kedatangan kami malam ini, mudah-mudahan mengobati kerinduan dan menautkan hati kita semua,’’ katanya.

Masih dalam suasana Covid-19, dalam hal ini Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat kompak berjuang agar segera terbebas dari virus Corona. Masing-masing masyarakat harus mengambil perannya dalam mengingatkan akan bahaya pandemi yang satu ini. ‘’Ini perlu pendekatan tokoh agama, tokoh masyarakat, bahwa ini penyakit tidak harus ditakuti, kalau memang ada gejala segera periksakan diri, kalau positif segera isolasi diri di rumah,’’ ujarnya.

Selain itu, Gubernur juga turut menyinggung Pilkada serentak yang akan segera berlangsung di sejumlah daerah di NTB. Gubernur pun meminta masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas dan keamanan selama berlangsungnya pesta demokrasi tersebut. ‘’Boleh beda partai, boleh beda paslon, tapi tidak boleh karena perbedaan membuat ada aura permusuhan sesama kita,’’ katanya.

Kedewasaan dalam berdemokrasi disebut Gubernur sangat penting. Oleh sebab itu, rasa kekeluargaan dan persaudaraan antar sesama harus tetap dijunjung tinggi. ‘’Mari kita jaga ibukota provinsi kita tetap hangat dan penuh kekeluargaan, walaupun ada kontestasi demokrasi, kita sikapi dengan jernih, kepala dingin dan tetap teguhi senyuman terindah yang kita miliki kepada saudara-saudara kita,’’ ujarnya.

Sementara itu, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi NTB, I Gede Mandra mengungkapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur yang dinilai selalu merangkul semua kalangan masyarakat NTB. Dalam setiap kegiatan, Gubernur disebutnya selalu menyempatkan diri hadir di tengah masyarakatnya. ‘’Baru kami rasakan sosok Gubernur yang begitu dekat dengan kami,’’ katanya.

Gede Mandra kemudian mengajak masyarakat agar tetap menjaga kerukunan dan keharmonisan. Ia menyebut keberagaman yang ada harus menjadi penguat didalam menyukseskan pembangunan di NTB. Turut pula mendampingi Gubernur dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi; dan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply