Gubernur NTB Dinobatkan sebagai Keluarga Besar Datoq Lopan

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah (tiga dari kiri) saat menghadiri acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sekaligus Haul Datok Lopan ke-78 di Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Rabu (21/10).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

LOTENG, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah berharap, peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1442 Hijriyah/2020 Masehi bisa dijadikan momentum agar umat muslim dapat meneladani sifat-sifat Mulia Nabi Besar Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

‘’Sebagai umat muslim, kita harus meneladani sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW,’’ kata Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat menghadiri acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sekaligus Haul Datok Lopan ke-78 di Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Rabu (21/10).

Gubernur menambahkan, Nabi Muhammad SAW merupakan satu-satunya sosok dalam sejarah di bumi yang riwayat hidupnya detail diabadikan hingga lima belas abad setelah meninggal dunia. ‘’Tidak ada satu manusia pun dalam sejarah bumi, yang diketahui detailnya dan dinarasikan 15 abad kemudian kecuali Nabi Besar Muhammad SAW,’’ ujarnya.

Memperingati Maulid Nabi ini, kata Gubernur, bukan sekadar acara seremonial belaka. Tetapi juga menjadi momentum untuk bermuhasabah atau introspeksi diri, sejauh mana sudah mengenal dan meneladani Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Terutama keempat sifat utama Rasul yakni Shiddiq, Tabligh, Amanah, dan Fathonah. ‘’Saya yakin kalau masing-masing kita meneladani sifat-sifat Rasulullah, mengikuti sunnahnya, mudah-mudahan kita pasti menjadi manusia yang lebih baik dan ingat kita berkumpul seperti ini wajib terapkan protokol kesehatan dan tetap jaga ukhuwah Islamiyah kita ya,’’ katanya.

Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang dihadiri Gubernur ini juga dirangkaikan dengan peringatan Haul Datoq Lopan ke-78. Datoq Lopan yang bernama lengkap TGH Lalu Muhammad Sholeh, merupakan figur publik masyarakat Pulau Lombok yang digelari seorang waliyullah. Walau telah wafat pada tahun 1942 silam (Awal Penjajahan Jepang), namun kecintaan masyarakat hingga kini tidak berkurang sedikitpun. Terbukti, setiap hari Makam Ketak (Tempat Pemakaman Datoq Lopan) selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat, khususnya masyarakat Loteng untuk berdoa dan berziarah. Bahkan, Haul Datoq Lopan hingga saat ini masih tetap diperingati oleh seluruh jemaah Datoq Lopan.

Tak terkecuali orang nomor satu di Provinsi NTB itu menghadiri secara langsung Haul Majemuk Datoq Lopan yang ke-78. Di hadapan jemaah, salah satu Keturunan Datoq Lopan menyambut keluarga baru Datoq Lopan tersebut. ‘’Selamat datang keluarga baru Datoq Lopan, Gubernur NTB,’’ seru TGH Lalu Muhammad Makmur Sholeh.

Pada momentum Haul tersebut, Gubernur NTB langsung dinobatkan menjadi Keluarga Besar Datoq Lopan. Penobatan itu ditandai dengan pengalungan selendang serta pemakaian topi khas Datoq Lopan. ‘’Kita nobatkan Bapak Gubernur sebagai Keluarga Besar Datoq Lopan, setuju?,’’ tanya cucu Datoq Lopan, disambut teriakan setuju oleh ratusan jemaah yang hadir dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut.

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah merasa senang sekali menjadi Keluarga Besar Datoq Lopan. Menurut Gubernur, yang paling berat menjadi Keluarga Datoq Lopan adalah meneladani sifat serta keistiqomahan dalam menyebarkan agama Islam. ‘’Almaghfurullahu Datoq Lopan tauladan kita semua, semoga kita bisa mencontoh jejak beliau dalam menyebarkan ajaran Islam dengan penuh keistiqomahan,’’ kata Gubernur.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply