Mugni Terpilih Pimpin FKSPP Lotim

Ketua FKSPP Lotim terpilih periode 2020-2025, H Mugni (kanan) bersama Sekretaris terpilih, TGH Gunawan, Lc (kiri).

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – H Mugni terpilih sebagai Ketua Forum Kerja Sama Pondok Pesantren (FKSPP) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) periode 2020-2025 melalui Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV FKSPP Kabupaten Lotim yang digelar di lapangan parkir belakang kantor Kemenag Kabupaten Lotim, Rabu (21/10).

Sesuai kesepakatan peserta Musda dalam pembahasan tata tertib (Tatib), proses pemilihan ketua ditempuh melalui musyawarah tim formatur yang dibentuk berdasarkan perwakilan zona wilayah kecamatan yang dibagi menjadi 4 (empat) zona (A, B, C, D). Masing-masing zona terdiri dari 5 kecamatan kecuali zona D terdiri dari 6 kecamatan di kawasan utara Lotim. Tiap zona mengirim 1 perwakilan duduk di formatur dan menunjuk 1 orang lagi sebagai calon ketua. Dengan demikian terdapat 4 orang formatur dan 4 orang calon ketua. Secara terpisah formatur bersama 4 orang calon ketua berembuk untuk menentukan siapa menjadi ketua. Tanpa panjang kalam, formatur dan para calon ketua sepakat mengangkat kembali H Mugni sebagai Ketua dan TGH Gunawan, Lc sebagai Sekretaris. Sedangkan calon yang lain duduk di jajaran wakil ketua.

Pada rapat formatur tersebut sepakat hanya memilih ketua dan menyusun komposisi pengurus inti saja yaitu Ketua dan 5 orang Wakil Ketua, Sekretaris dan 5 orang Wakil Sekretaris serta Bendahara dan 3 orang Wakil Bendahara. Sedangkan jajaran pengurus lainnya seperti ketua-ketua bidang dan anggota bidang, akan disusun kemudian melalui rapat khusus pengurus inti dalam waktu lain.

Sebelumnya, pada sesi pembukaan Musda, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kantor Kemenag) Kabupaten Lotim, H Azharuddin dalam sambutannya menyampaikan jumlah pondok pesantren Lotim yang terdaftar di Kantor Kemenag Lotim sebanyak 213 Ponpes. Dari jumlah tersebut, kata Kepala Kemenag, adalah yang dinyatakan telah berbadan hukum dan memiliki izin operasional yang dikeluarkan oleh Kantor Kemenag Kabupaten Lotim. Untuk itu, pihaknya menyarankan bagi Pondok Pesantren yang belum mengurus izin operasional, dimohon untuk segera mengajukan ke Kantor Kemenag Lotim. Usai sambutan Kepala Kemenag Lotim, menyusul sambutan dari Ketua FKSPP Provinsi NTB, TGH Mahalli Fikri. Melalui forum Musda IV ini, Ketua FKSPP NTB yang juga Anggota DPRD Provinsi NTB itu mengingatkan kepada pengurus baru FKSPP agar sentiasa menjalankan roda organisasi dengan tanpa ada tendensi membeda-bedakan anggota.

‘’Kami menyadari, dari sejumlah Pondok Pesantren yang ada di Lotim ini, semuanya tidak berafiliasi pada satu organisasi. Ada dari NW, NU, Muhammadiyah, Tarbiyah dan lain-lain. Kami berharap kepada pengurus FKSPP Lotim senantiasa menjaga soliditas anggota seraya menjalin kerjasama yang baik, memberi contoh demi membangun kerukunan ummat,’’ kata Tuan Guru yang pernah menjabat sebagai Ketua KPU NTB itu. Pada acara pembukaan Musda ini, turut dihadiri oleh sejumlah pejabat lingkup Pemkab Lotim. Di antaranya, Sekda Lotim, HM Juaini Taopik; Kadis Sosial Kabupaten Lotim, H Ahmad; Kepala BPKAD Lotim, H Hasni; Kabag Kesra Setkab Lotim, Fathurrahman. Yang menarik perhatian bagi seluruh pimpinan Pondok Pesantren yang hadir pada Musda tersebut, kehadiran Kapolres Lotim, AKBP Tunggul Sinatrio yang datang saat jam Isoma. Kapolres yang datang dengan stail mengenakan kopiah putih dan mengalungkan surban putih, didaulat untuk menyampaikan arahan seliputan Kamtibmas dan pencegahan Covid-19.

Kapolres berharap kepada seluruh pimpinan Pondok Pesantren sebagai tokoh panutan masyarakat, senantiasa ikut proaktif membantu menjaga keamanan dan mencegah konflik horizontal sesuai ajaran agama. ‘’Kami yakin, jika ada gejolak di tengah masyarakat, akan cepat reda manakala para Tuan Guru hadir memberikan penyadaran,’’ katanya.

Di hadapan ratusan pimpinan Ponpes yang notabene sebagian besar bergelar Tuan Guru dan Ustadz, Ketua FKSPP Lotim, H Mugni yang juga Kadis Pariwisata itu menganugerahkan gelar kehormatan kepada Tunggul Sinatrio sebagai Tuan Guru Polres Lotim. Bahkan Mugni sembari guyon menyebutnya Tuan Guru Tunggul Sinatrio, sebagai pimpinan Pondok Pesantren Polres Lotim.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply