JMSI Jatim Jamin Anggota Medianya Kredibel

71
Sekretaris Jenderal JMSI Pusat, Mahmud Marhaba (paling kiri) fose bersama pengurus JMSI Jatim usai pemukaan pelaksanaan Rakerda Jatim, di Grand City Mall, Kamis (22/10).
Sekretaris Jenderal JMSI Pusat, Mahmud Marhaba (paling kiri) fose bersama pengurus JMSI Jatim usai pemukaan pelaksanaan Rakerda Jatim, di Grand City Mall, Kamis (22/10).

SURABAYA, LOMBOKTODAY.CO.ID – Sebagai organisasi Perusahan Pers di tanah air, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menjamin jika media siber yang menjadi anggota JMSI adalah media siber yang kredibel. Penegasan itu disampaikan Ketua JMSI Jawa Timur, Eko Pamuji di sela-sela acara Talk Show Pilkada sekaligus Rapat Kerja Daerah (Rakerda) JMSI Jatim, di Grand City Mall, Kamis (22/10).

Menurut Eko Pamuji, untuk menjadi anggota JMSI, media minimal harus sudah terverifikasi administrasi di Dewan Pers. ‘’Kami jamin semua anggota kami minimal sudah terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Kami akan bantu verifikasinya,’’ kata Eko.

Sampai saat ini, anggota JMSI Jatim sudah mencapai 25 anggota media siber. Menurut Eko, JMSI tidak ingin semata mencari anggota, tetapi yang diutamakan adalah bagaimana bisa meningkatkan kemanfaatan bagi anggotanya. ‘’Hadirnya organisasi ini adalah memberi kemanfaatan bagi anggotanya, selain tentu kemanfaatan untuk masyarakat,’’ ujar Eko yang juga Sekretaris PWI Jatim itu.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PWI Jatim, Ainurrahim mengingatkan, ada batas yang jelas antara produk karya jurnalistik dan media sosial. Menurut Ainurahim yang membedakan adalah aspek klarifikasi dan konfirmasi. ‘’Jadi, karya jurnalistik harus jelas konfirmasi dan klarifikasinya,’’ katanya.

Lebih lanjut menurut Airnurrahim, kebutuhan akan klarifikasi dan konfirmasi itu semakin menemukan relevansinya dengan banyak hoaks yang beredar. ‘’Jangan sampai media ikut-ikutan memproduksi hoaks,’’ ujarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Dewan Pembina JMSI Jatim, Dr Wahid Wahyudi. Dalam sambutannya, Wahid Wahyudi yang juga Kepala Dinas Pendidikan Jatim ini mengingatkan agar media memberi kesejukan di tengah menanasnya atmosfer politik akibat Pilkada. Selain memberi ketenangan, kata Wahid, media juga ikut memberi edukasi kepada masyarakat terkait Covid-19 yang belum juga mereda. ‘’Media harus ikut mengampanyekan protokol kesehatan,’’ katanya.

Usai talkshow yang mengambil tema ‘’Kampanye Sehat di Media Massa’’ tersebut, dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara JMSI Jatim dengan Unitomo sekaligus penyampaian penghargaan sebagai Kampus Ramah Media. Acara pun dilanjutkan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) JMSI Jatim yang dibuka oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) JMSI Pusat, Mahmud Marhaba.(Sid/jmsi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here