Warga Pesisir Ekas Menerima dengan Sukacita Rencana Relokasi

Kepala Dinas Pemukiman Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kabupaten Lotim, M Sahri.
Kepala Dinas Pemukiman Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kabupaten Lotim, M Sahri.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Rencana Pemkab Lombok Timur (Lotim) untuk merelokasi sekitar 20 kepala keluarga (KK) yang berumah di pinggiran Pantai Ekas dan masuk zona garis sempadan pantai, diterima dengan sukacita oleh warga. Demikian dijelaskan Kepala Dinas Pemukiman Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kabupaten Lotim, M Sahri kepada Lomboktoday.co.id, di ruang kerjanya, Rabu (21/10).

Sahri menjelaskan, beberapa hari lalu pihaknya bersama beberapa kepala OPD terkait telah mengumpulkan warga yang berumah sepanjang pesisir Ekas untuk diberikan penjelasan terkait rencana pemindahan tempat tinggalnya. ‘’Alhamdulillah, tak satupun ada warga yang menolak untuk dipindahkan. Warga malah menyambutnya dengan sukacita,’’ katanya.

Sebab lanjut Kadis, mereka (warga, Red) yang akan dipindahkan telah disiapkan lokasi pemukiman baru seluas 1 hektare yang tak jauh dari tempat tinggal semula. Masing-masing KK akan dibangunkan rumah layak huni (RLH) dalam satu komplek.

Menurut Sahri, antusiasme warga menerima direlokasi, karena rata-rata warga yang akan dipindahkan saat ini tinggal di rumah yang kondisinya jauh dari kelayakan. ‘’Bahkan ada warga yang tidak terkena dengan peta pemindahan malah meminta untuk ikut dipindahkan karena ingin mendapatkan rumah baru. Sementara yang akan dipindahkan hanya yang terkena dengan batas sempadan pantai,’’ ujarnya.

Rencana pemindahan ini lanjut Kadis, terkait dengan rencana penataan wajah Pantai Ekas sehingga Pantai Ekas menjadi destinasi wisata bahari yang lebih eksotis menyongsong wisatawan mancanegara yang diperkiran akan ramai pada momen penyelenggaraan MotoGP. Dan Lotim sebagai penyangga juga harus dipersiapkan untuk promosi.

Soal berapa besar anggaran yang akan digelontorkan oleh Pemerintah Daerah Lotim untuk pemindahan itu, Kadis belum bisa menjelaskan nilai anggaran yang akan dihabiskan. Sebab katanya, saat ini masih dalam proses perencanaan design dan belum disusun RAB-nya. ‘’Karena project ini masuk dalam tahun APBD Tahun Anggaran 2021 mendatang, dan kami sedang menyusun perencanaan. Jadi, kami belum tahu pasti berapa kebutuhan dana yang dihabiskan,’’ katanya.

Direncanakan kata Kadis, di sepanjang garis sempadan Pantai Ekas dari ujung utara (Kampung Gonsor, Red) hingga selatan depan lapangan Ekas, yang kini masih berdiri rumah-rumah penduduk akan dibuatkan jalan yang bisa dilalui kendaraan. Sehingga wajah pesisir Ekas akan tampak rapi dan semakin indah dengan pasir putihnya.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here