Gubernur NTB Sebar Pesan Keteduhan di Poto Tano

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat melakukan silaturahim bersama masyarakat Poto Tano, pada Minggu (25/10).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

SUMBAWA, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah hingga saat ini tetap aktif menyapa masyarakat. Itu semua dilakukan dalam rangka membangun kebersamaan, menciptakan keteduhan, serta menumbuhkan rasa saling percaya antara berbagai elemen masyarakat.

Karena menurut Gubernur, modal pembangunan bukan melulu soal dana, yang jauh lebih penting adalah modal sosial, yaitu bagaimana persatuan, rasa saling percaya, dan gotong royong semua elemen dikoordinasikan untuk mengakselerasi program pembangunan.

‘’Silaturrahim harus tetap kita jaga, semua pihak harus dirangkul, digalang persatuan, ciptakan keteduhan dalam mewujudkan NTB Gemilang,’’ kata Gubernur saat melakukan silaturahim bersama masyarakat Poto Tano, pada Minggu (25/10).

Gubernur melanjutkan, pemimpin dan seluruh pemangku kepentingan harus bergerak ke arah yang sama, bersatu padu, bahu-membahu dalam mewujudkan visi daerah. Dengan begitu, segala program pemerintah serta aspirasi masyarakat mampu dijalankan dengan baik. ‘’Saat ini kita sedang menghadapi tantangan kebhinekaan dan ancaman perpecahan. Memperkuat silaturahim menjadi solusi untuk menjaga kekompakan, kedamaian dan keakraban di tengah kebhinekaan,’’ ujarnya.

Salah seorang masyarakat Poto Tano, Badaruddin mengaku senang dan bisa jumpa kembali dengan Gubernur NTB. Gubernur mengaku, tradisi silaturahim yang dilakukan orang nomor satu di Provinsi NTB itu membuatnya kagum serta menjadi ruang kesempatan untuk menyampaikan seluruh aspirasi. ‘’Tidak hanya silaturahim, kita bisa berdialog sekaligus menyampaikan kondisi masyarakat,’’ katanya.

Kepada Gubernur, Badar berharap silaturahim yang telah dilakukan tersebut konsisten dilakukan di seluruh kalangan masyarakat. Badar meminta dalam kondisi apapun, silaturahim harus tetap dilakukan secara merata. ‘’Pak Gubernur mengajarkan kami tentang makna hidup, dari beliau saya belajar banyak, terutama dalam menjaga persaudaraan,’’ ujarnya.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply