Wabup Lotim Minta Formabes Jadi Agen Pengembangan Ekonomi Perdesaan

252
Formabes saat menggelar silaturahmi bersama Wabup Lotim di kediaman pribadi Wabup, di Desa Bagik Papan, Kamis malam (29/10).
Formabes saat menggelar silaturahmi bersama Wabup Lotim di kediaman pribadi Wabup, di Desa Bagik Papan, Kamis malam (29/10).

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Forum Masbagik Bersatu (Formabes) gelar silaturahmi bersama Wakil Bupati Lombok Timur (Wabup Lotim) di kediaman pribadi Wabup di Desa Bagik Papan, Kamis malam (29/10). Dalam kesempatan tersebut, salah seorang pembina Formabes, Edi memaparkan bahwa dalam rangka meningkatkan produktivitas anggota, Formabes akan melakukan pembinaan UMKM yang berasal dari anggota.

Sementara itu, Wakil Bupati Lotim, H Rumaksi Sj meminta angar Formabes melakukan pembinaan kepada anggota, terutama pembinaan kelompok usaha bersama (KUB). Saatnya organisai pemuda dan masyarakat harus diarahkan pada kegiatan-kegiatan produktif, untuk meningkatkan kesejahteraan anggota.

Rumaksi memaparkan, saat ini pemerintah telah menggagas Lombok Timur Berantas Rentenir Tanpa Bunga (Lotim Berkembang) yang diaktualisasikan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Sapi bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPD HKTI) NTB. ‘’Yang penting mereka tidak sedang ada pinjaman di Bank alias BI Checking, bisa dicairkan pinjamannya,’’ kata Wabup.

Selain program KUR Sapi, Ketua DPD HKTI NTB ini juga menggagas internet desa yang mana saat sedang dalam tahap uji coba. ‘’Kaum muda bisa berperan sebagai pengusaha internet di desa. Pemerintah telah membangun Best Transmiter Station (BTS) dan memasang acces point hampir di seluruh desa dengan nilai investasi sebesar Rp5 miliar,’’ ujarnya.

Lebih jauh lelaki yang dikenal sangat dekat dengan masyarakat Lotim itu menegaskan, dengan hanya membayar Rp30 ribu perbulan masyarakat bisa mengakses internet dengan kecepatan tinggi sepuasnya. ‘’Yang paling penting internet ini bisa digunakan untuk promosi usaha, Formabes bisa mengambil peran sebagai penjual voucher internet,’’ harap Wabup.

Di hadapan puluhan anggota Formabes, Wabup kembali menegaskan bahwa geliat ekonomi di perdesaan harus dimulai dari aktivitas produktif kaum muda. Sementara Pemerintah Daerah hanya berperan sebagai fasilitator terhadap usaha-usaha masyarakat perdesaan, termasuk peran aktif pemuda menjebatani UMKM untuk akses permodalan. ‘’Sekarang pemerintah telah membentuk Tim Akses Permodalan Daerah,’’ jelasnya lagi.

Pada akhir diskusinya, Wabup juga meminta agar Formabes membuat Usaha Kelompok Bersama dengan jenis usaha apa saja kemudian mengajukan bantuan permodalan pada dirinya, yang penting tegas Wabup, ada komitmen berusaha dari anggota.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here