Kapolres Lotim Sosialiasi Kampung Tangguh

Kapolres Lotim, AKBP Tunggul Sinatrio saat menyampaikan sambutannya pada acara silaturahmi di Masjid Al-Muhlisin Ijobalit, Kecamatan Labuhan Haji, Lotim, Senin malam (2/11).
Kapolres Lotim, AKBP Tunggul Sinatrio saat menyampaikan sambutannya pada acara silaturahmi di Masjid Al-Muhlisin Ijobalit, Kecamatan Labuhan Haji, Lotim, Senin malam (2/11).

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kapolres Lombok Timur (Lotim), AKBP Tunggul Sinatrio kembali keliling silaturahmi dadakan (Sidak) ke sejumlah masjid di wilayah Lotim. Untuk masjid yang ke-182, Senin malam (2/11), sekitar pukul 19.30 Wita, Kapolres mendatangi Masjid Al-Muhlisin Ijobalit, Kecamatan Labuhan Haji. Kedatangannya disambut Imam masjid setempat, H Najamudin bersama marbot masjid, Hamzanwadi.

Kedatangan orang nomor satu di jajaran Polres Lotim itu, didampingi Kapolsek Labuan Haji, IPTU Fahrudin, Babinkamtibmas Desa Ijobalit, Bripka Deni Rahman; Lurah Ijobalit, Hamdun, serta sejumlah tokoh agama.

Di hadapan jamaah, mantan Kapolres Sumbawa ini menyampaikan terkait perkembangan Covid-19. ‘’Alhamdulillah, sekarang sudah ditemukan vaksin untuk virus ini, namun masih di uji klinis oleh para pakar dunia dan Insa Allah sebentar lagi akan diuji coba secara massal,’’ kata Kapolres.

Menurut Kapolres, para pakar di dunia saat ini menggagas konsep ‘’Era New Normal’’ yaitu di Indonesia diistilahkan sebagai ‘’Adaptasi Kebiasan Baru’’. Konsep ini sekarang yang digelontorkan oleh seluruh umat di dunia. Dan negara-negara yang ada di dunia ini pasti akan menyikapi konsep tersebut dengan cara atau teknis yang berbeda-berbeda. Saat ini, di Indonesia dalam menyikapi konsep ini adalah dengan menggelorakan perlombaan ‘’Kampung Tangguh’’.

Di Provinsi NTB lanjut Kapokres, Kampung Tangguh ini diimplementasikan oleh Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal dan telah disetujui oleh Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah dan Danrem 162/WB, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, dan lebih spesifik lagi menjadi ‘’Lomba Kampung SehatT’’. Di mana, arti dari kata sehat itu sendiri berarti; Steril, Ekonomi Produktif, Harmonis, Asri, Tangguh.

‘’Allahmdullah, kemarin berbagai macam tahapan tingkat kecamatan, tingkat kabupaten itu sudah ada penilaian dan sudah ternilai, tinggkat kabupaten kita mendapatkan tiga desa yakni Desa Kembang Kuning Kecamatan Sikur, Desa Pesanggrahan Kecamatan Montong Gading, dan Desa Danger Kecamatan Masbagik. Kemudian saat ini ketiga desa ini kita tandingkan di Kabupaten Lotim yang akan dilombakan di tingkat Provinsi NTB,’’ ujarnya.

Dijelaskan, tingkat Provinsi NTB sudah ada tiga calon juaranya  yaitu salah satu kelurahan di Kabupaten Sumbawa, Kelurahan Dasan Cermen Kota Mataram dan untuk Lotim adalah Desa Kembang Kuning Kecamatan Sikur. ‘’Mari kita sama-sama berdoa semoga lomba Kampung Sehat ini bisa dimenangkan oleh Desa Kembang Kuning,’’ ucapnya.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here