Safari Subuh: Gubernur NTB Minta Masyarakat Tidak Menganggap Pemimpin Itu Raja

81
Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat menggelar safari subuh di Masjid Umar Ibnu Khattab, Kediri, Kabupaten Lobar.
Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat menggelar safari subuh di Masjid Umar Ibnu Khattab, Kediri, Kabupaten Lobar.

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

LOMBOK BARAT, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kegiatan safari subuh kembali dilaksanakan oleh Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah. Kali ini, Minggu (8/11), Gubernur mengunjungi Masjid Umar Ibnu Khattab, Kediri, Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur meminta kepada masyarakat untuk tidak menganggap pemimpin itu raja. ‘’Hakikat pemimpin itu melayani masyarakat, bukan dilayani. Tapi, kebanyakan kita melayani Gubernur atau Walikota seperti raja,’’ kata Gubernur.

Gubernur mengungkapkan bahwa perlakuan seperti itu yang membuat banyak orang yang ingin menjadi Walikota, Gubernur maupun Presiden. ‘’Bukan karena gajinya. Gajinya kecil, tapi perlakuan seperti raja itu yang mahal,’’ ujarnya.

Pada momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, Gubernur juga meminta kepada masyarakat, khususnya Jamaah Ta’lim Al-Aqso untuk terus meneladani Rasulullah yang memiliki sifat kesederhanaan dalam menjalankan pemerintahan yang baik.

Dalam waktu dekat ini, katanya, NTB akan menjalankan Pemilukada serentak di beberapa kabupaten/kota. Gubernur berharap masyarakat dapat menentukan pilihannya dengan benar dan berharap pemimpin yang terpilih dapat menjalankan amanah masyarakat.

‘’Saya berharap kepada masyarakat agar dalam Pemilukada ini harus tetap menjaga ukuwah kebersamaan kita, tidak menciptakan perpecahan ataupun keributan antar masyarakat kita. Kita jangan terlalu serius menghadapi Pilkada ini hingga menimbulkan permusuhan di antara kita gara-gara beda pilihan, namun tetaplah dalam kebersamaan dan persaudaraan,’’ katanya.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here