Bupati Lotim dan Balai TNGR Sepakati Rinjani sebagai Tempat Bertuah

Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy foto bersama dengan Kepala Balai TNGR (Taman Nasional Gunung Rinjani), Dedi Asiadi usai penandatanganan MoU di Dusun Jurang Koak, Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lotim, Senin (16/11).

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy dan Kepala Balai TNGR (Taman Nasional Gunung Rinjani), Dedi Asiadi menandatangani nota kesepakatan bersama (MoU) terkait pelestarian ‘’Tuah Rinjani’’. Pelestarian ini merupakan upaya untuk melindungi Rinjani sebagai pusat budaya dan aktivitas spiritual serta sebagai penyangga kehidupan (penyedia air dan perlindungan alam) yang harus dijaga dan dilestarikan. Acara berlangsung di Dusun Jurang Koak, Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Senin (16/11).

Dalam sambutannya, Bupati Sukiman Azmy menyampaikan, penandatanganan itu merupakan payung hukum sebagai acuan bersama dalam upaya menghentikan segala aktivitas, kekerasan dan provokasi yang kurang baik di masa lalu dan akan baik di masa akan datang. ‘’MoU ini merupakan komitmen bersama dalam upaya mensejahterakan masyarakat,’’ kata Bupati Sukiman.

Bupati Sukiman mengingatkan juga setelah penandatanganan MoU ini, tidak ada lagi masyarakat terprovokasi maupun terhasut oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Dan masyarakat diharapkan tidak lagi bekerja dan menguasai lahan TNGR. Semuanya akan diatur dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat. ‘’Ke depan kegiatan ini dapat berjalan dengan aman, tenteram dan damai,’’ ujarnya.

Permasalahan ini telah muncul sejak tahun 2016 lalu dan telah melalui perjalanan yang cukup panjang dan dapat diselesaikan pada Pemerintahan SUKMA (H Sukiman Azmy dan H Rumaksi Sj) dengan didukung seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lotim mengucapkan terima kasih kepada TNGR, Camat, Kepala Desa, Direktur Usaid Bijak dan seluruh elemen masyarakat yang telah berkomitmen kuat untuk Pelestarian Tuah Rinjani Yang Mensejahterakan Rakyat.

Sementara itu, Kepala Balai TNGR (Taman Nasional Gunung Rinjani), Dedi Asiadi menyampaikan, momentum ini sebagai salah satu tanda harmonisasi Pemerintah Daerah dengan TNGR, sebagai upaya bersama menjaga kelestarian Gunung Rinjani, TNGR hanya sebagai ruang akses dan penandatanganan MoU ini merupakan wujud bersama menjaga Rinjani dengan menghidupkan Tuah Rinjani.

Tujuan kesepakatan bersama ini guna menjamin kelestarian fungsi Taman Nasional Gunung Rinjani berupa Tuah Rinjani dalam rangka pelaksanaan pembangunan daerah Kabupaten Lombok Timur di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, pengembangan Geopark dan Cagar Biosfer serta peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply