Lemah dalam Tata Niaga Tembakau, Pemkab Pamekasan Berguru ke Lotim

Wabup Lotim, H Rumaksi Sj (kanan) saat saling tukar cenderamata dengan Wakil Bupati Pamekasan, H Raja’e (kiri).

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur (Lotim), H Rumaksi Sj menyebut Pemkab Lotim berupaya menjaga keseimbangan guna memproteksi petani tembakau. Hal itu disampaikan Wabup saat menerima rombongan Pemkab Pamekasan, Provinsi Jawa Timur (Jatim), yang dipimpin Wakil Bupati Pamekasan, H Raja’e, Jumat (20/11).

H Rumaksi yang juga Ketua HKTI NTB itu pada kunjungan studi komparatif Tata Niaga Tembakau tersebut menjelaskan, pola kemitraan yang diatur Perda Provinsi NTB No.4 tahun 2006 tentang Usaha Budidaya dan Kemitraan Perkebunan Tembakau Virginia di NTB merupakan langkah yang saling menguntungkan Perusahaan dan petani. ‘’Sayangnya tidak semua petani menjadi mitra dari perusahaan sehingga perusahaan tidak membeli produksi petani swadaya walaupun ada kewajiban juga menyerap 20 persen produksi petani swadaya,’’ kata Rumaksi.

Ketua DPD Nasdem NTB itu menyebut Pemkab Lotim mendorong upaya penyesuaian Peraturan Daerah No.4 tahun 2006 dan Peraturan Gubernur No.2 tahun 2007 untuk mengakomodasi kondisi budidaya tembakau saat ini. Lombok Timur sebagai penghasil tembakau virgnia terbesar di NTB, memiliki kepentingan untuk menjaga agar investasi dapat berjalan dengan baik.

Di ujung penyampaiannya Wabup Rumaksi berharap pertukaran informasi dalam kunjungan ini memberi nilai tambah bagi tata niaga tembakau di kedua kabupaten. Harapan sama juga disampaikan Wakil Bupati Pamekasan, H Raja’e. Ia mengaku Pemda Pamekasan telah berupaya untuk mengatur tata niaga tembakau, akan tetapi persoalan tembakau di daerahnya belum juga tuntas. Karenanya, ia berharap kunjungan ke Lombok Timur ini dapat menghasilkan solusi efektif.

Turut dalam rombongan Wakil Bupati Pamekasan adalah Wakil Ketua DPRD, Ketua Komisi II, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pertanian, dan OPD terkait lainnya.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply