HUT PGRI, Hj Niken Minta Guru Beri Teladan Penerapan Protokol Covid-19

Pembina BKP PGRI NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati (dua dari kiri) saat berkesempatan menjadi pembicara dalam seminar pendidikan dan kesehatan, dalam rangka HUT PGRI ke-75, di MAN 2 Mataram, Selasa (24/11).
Pembina BKP PGRI NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati (dua dari kiri) saat berkesempatan menjadi pembicara dalam seminar pendidikan dan kesehatan, dalam rangka HUT PGRI ke-75, di MAN 2 Mataram, Selasa (24/11).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Rayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-75, Badan Khusus Perempuan (BKP) PGRI NTB menggelar seminar pendidikan dan kesehatan di MAN 2 Mataram, Selasa (24/11).

Pada seminar yang bertemakan ‘’Peran Aktif Guru Melalui Edukasi Kesehatan dalam rangka Membantu Pemerintah Mencegah Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Sekolah Menyongsong Era Back to School’’ ini, Pembina BKP PGRI NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati mengaku senang atas terselenggaranya kegiatan ini.

Hj Niken juga berkesempatan menjadi pembicara dan mengemukakan bahwa guru merupakan garda terdepan dalam pencegahan Covid-19 di lingkup sekolah. ‘’Guru harus menjadi teladan pencegahan penularan Covid-19, dengan mencontohkan kepada siswa dan siswi dalam hal penerapan protokol kesehatan selama pandemi,’’ kata Hj Niken.

Selain itu, guru juga diharapkan mampu menjadi motivator, terus berinovasi dalam menyampaikan pelajaran, mengevaluasi proses pembelajaran selama pandemi, serta harus terus menyosialisasikan protokol pencegahan penularan Covid-19. Terakhir, Hj Niken memberikan semangat kepada para guru agar tetap terus bersemangat dalam memberikan ilmu dan menjadi garda terdepan di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Ketua PGRI NTB, Yusuf, S.Pd menuturkan bahwa tugas pertama PGRI ialah meningkatkan kompetensi para guru dan tenaga kependidikan. Dalam rangka menyongsong HUT PGRI ke-75, ada banyak kegiatan-kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan oleh pengurus besar, maupun pengurus PGRI Provinsi NTB dan pengurus PGRI kabupaten/kota di seluruh NTB. ‘’Akan diluncurkan dua program yakni pertama, aplikasi bantuan guru  yang mana aplikasi ini sudah terdapat banyak sekali tools-toolsnya, serta perogram kedua ialah Tunas TV PGRI sebagai upaya peningkatan profesionalitas guru,’’ katanya.

Selain itu, Pemerintah Pusat juga menggelontorkan bantuan subsidi upah (BSU) untuk guru, dosen dan tenaga kependidikan honorer. BSU ini menjadi kado yang patut disyukuri di Hari Ulang Tahun PGRI ke-75 oleh para tenaga pengajar.(Sid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *