Penasehat KKP Napak Tilas ke Lombok Timur

206
Penasehat Bidang Daya Saing SDM, Inovasi Tekhnologi dan Riset Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Rokhmin Dahuri (baju abu kanan) bersama Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy (peci hitam).
Penasehat Bidang Daya Saing SDM, Inovasi Tekhnologi dan Riset Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Rokhmin Dahuri (baju abu kanan) bersama Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy (peci hitam).

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Penasehat Bidang Daya Saing SDM, Inovasi Tekhnologi dan Riset Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Rokhmin Dahuri didampingi pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melakukan kunjungan kerja (Kunker) selama 3 hari di Kabupaten Lombok Timur (Lotim).

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan era Presiden Megawati itu tiba di Kabupaten Lotim, Rabu (2/12), dan diterima langsung oleh Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy di VIP Room Bandara Internasional Zainudin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok.

Rombongan mantan politisi PKB itu langsung meninjau beberapa lokasi pelabuhan yang pernah dikunjunginya pada tahun 2007 lalu saat menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan pada masa itu. Di antaranya, Pelabuhan Tanjung Luar Kecamatan Keruak; Pelabuhan Telong-Elong, Kecamatan Jerowaru; dan Pelabuhan Labuhan Haji di Kecamatan Labuhan Haji. Rokhmin Dahuri juga dijadwalkan berkunjung ke Dam Pandan Duri lanjut ke objek wisata Sembalun dan mengisi stadium general pada Kamis besok (3/12).

Kunjungan ini dimaksudkan memetakkan potensi wilayah Kabupaten Lombok Timur dengan semangat pembangunan kelautan dan perikanan untuk meningkatkan daya saing pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan menuju Kabupaten Lombok Timur Adil Sejahtera dan Aman serta diberkahi Allah SWT.

Rokhmin Dahuri menyebut pemetaan tersebut diharapkan dapat mengatasi kendala yang ditemui terkait pembangunan di daerah ini. Upaya ini diharapkan, utamanya dapat menggaet investor potensial untuk menanamkan modalnya dengan lebih serius. Rokhmin Dhuri juga menyinggung adanya sejumlah investor yang telah mendapatkan izin namun tidak kunjung melakukan kegiatannnya. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat menarik sumber-sumber pendanaan lain untuk pengembangan dan pembangunan, seperti melalui APBN untuk pembangunan infrastruktur dan pendukung lainnya.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here