Polda NTB Musnahkan 2 Kg Sabu, 15 Kg Ganja dan 8.000 Botol Miras Hasil Operasi

Suasana pemusnahan barang bukti (BB) sebanyak 12 kg sabu, 15 kg ganja dan 8.000 botol miras hasil operasi sepanjang tahun ini, di Lapangan Gajah Mada Mapolda NTB, pada Rabu (2/12).
Suasana pemusnahan barang bukti (BB) sebanyak 12 kg sabu, 15 kg ganja dan 8.000 botol miras hasil operasi sepanjang tahun ini, di Lapangan Gajah Mada Mapolda NTB, pada Rabu (2/12).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) memusnahkan sebanyak 12 kilo gram sabu, 15 kilogram ganja dan 8.000 botol miras hasil operasi sepanjang tahun ini, di Lapangan Gajah Mada Mapolda NTB, pada Rabu (2/12).

Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal menjelaskan, kasus peredaran narkotika di Provinsi NTB meningkat drastis sejak tahun 2019 lalu. Barang bukti (BB) berupa narkotika jenis sabu, ganja dan miras sejak awal Januari 2020 melampaui kasus tahun 2019. ‘’Pada tahun lalu tidak sampai satu kilogram. Sekarang lebih dari 10 kilogram,’’ katanya.

Dalam pemusnahan ini lanjut Iqbal, bertujuan untuk memberi efek jera kepada semua pelaku peredaran narkotika di NTB. Selain memusnahkan sabu, ganja dan ribuan botol miras, pihaknya juga memusnahkan sebanyak 207 butir pil ekstasi. ‘’Ada juga obat-obatan sebanyak 10.000 butir,’’ ujarnya.

Adapun jumlah alat bukti yang telah diserahkan ke pihak Kejaksaan Tinggi NTB. Sebanyak 5 kilogram sabu, 6,9 kilogram ganja, 204 butir ekstasi dan 10.333 butir obat-obatan. ‘’Yang sedang dalam penyidikan, 44,99 gram sabu,’’ ucapnya.

Selama ini kata Iqbal, masyarakat NTB kerap menjadi korban peredaran narkotika. Untuk itu, seluruh masyarakat NTB diminta terus bergerak melawan peredaran narkotika. ‘’Harus lawan peredaran (narkotika, Red) ini. Baik dari jajaran Bupati/Walikota hingga tingkat masyarakat,’’ ungkap Iqbal.

Selanjutnya terkait kasus home industri bisnis narkotika yang berada di Kabupaten Lombok Timur (Lotim), lanjut Iqbal, pihaknya akan segera melakukan tindakan terukur. Dengan menelusuri siapa inisiator dan otak di balik home industri sabu tersebut. ‘’Kita akan segera kejar siapa inisiatornya di situ. Mereka masuk jaringan mana? Terafiliasi kemana ? Kita akan segera ungkap,’’ katanya.

Untuk itu, tegas Iqbal, siapapun yang terafiliasi dalam jaringan home industri narkotika tersebut, akan diusut sampai ke akar-akarnya. ‘’Tunggu saja, kami akan tangkap siapa pun mereka,’’ tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Provinsi NTB, Tribudi Prayitno mewakili Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah juga hadir pada acara pemusnahan barang bukti tersebut. Tribudi menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba dan miras merupakan kejahatan luar biasa yang bisa menterpurukkan suatu bangsa. ‘’Kejahatan narkoba ini luar biasa dan dibutuhkan cara-cara luar biasa pula dalam penanganannya,  maka komitmen sinergitas dan kolaborasi para pihak menjadi kunci keberhasilan dalam mengefektifkan penanganannya,’’ kata Tribudi.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here