Destinasi Wisata Harus Siap Sambut Tahun Baru dengan Memperketat Penerapan Prokes Covid-19

171
Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat memberikan samutan pada acara Accomodation Expo dan Tenun Festival Lombok Sumbawa 2020 yang berlangsung di Lombok Epicentrum Mall, Senin malam (7/12).
Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat memberikan samutan pada acara Accomodation Expo dan Tenun Festival Lombok Sumbawa 2020 yang berlangsung di Lombok Epicentrum Mall, Senin malam (7/12).

Oleh: ABDUL RASYID ZAENAL |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) secara perlahan-lahan kembali pulih di tengah Pandemi Covid-19 ini. Karena itulah Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah meminta kepada seluruh pelaku pariwisata mempersiapkan diri di tahun baru 2021 ini untuk menyambut tamu yang akan berlibur ke NTB. Karena, diprediksi akan banyak wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam NTB di momentum liburan akhir tahun ini.

‘’Sekarang saya banyak diminta agar NTB menyiapkan diri betul-betul untuk tahun baru 2021, karena dengan Covid-19 ini, banyak sekali orang di berbagai kota besar di Indonesia itu merasa jenuh dengan Covid-19 dan ingin berlibur menyongsong tahun baru 2021,’’ kata Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah pada acara Accomodation Expo dan Tenun Festival Lombok Sumbawa 2020 yang berlangsung di Lombok Epicentrum Mall, Senin malam (7/12).

Wisatawan, kata Gubernur, pastinya ingin berlibur dengan aman dan nyaman tanpa dihantui oleh ancaman virus Covid-19. Oleh karena itu, Gubernur meminta kepada pelaku pariwisata agar memperketat penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covd-19 di setiap destinasi. ‘’Wisatawan tentunya ingin berlibur di tempat-tempat yang mampu menentramkan sekaligus bisa aman secara kesehatan,’’ ujarnya.

Menurut informasi yang didapatkannya, prioritas utama para wisatawan sebenarnya adalah Bali, namun Bali cukup serius dengan Pandemi Covid-19, menjadikan para wisatawan banyak beralih ke NTB. Tentu hal ini menjadi peluang besar untuk pariwisata NTB. ‘’Mudah-mudahan NTB dapat menyajikan pariwisata secara aman dari kesehatan, ini momentum yang pas yang sangat baik, namun kita harus tetap patuh protokol kesehatan Covid-19,’’ katanya.

Sementara itu, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi NTB, Anita Ahmad mengatakan bahwa pelaku pariwisata di NTB sudah siap menyambut tamu yang akan berlibur ke NTB dengan berbagai penawaran. ‘’Di masa ini, kami memberikan harga-harga yang spesial, kami berharap hotel-hotel kami di NTB ini bisa terisi,’’ kata Anita sembari menjelaskan, acara ini menjadi salah satu usaha untuk membangkitkan kembali pariwisata NTB, tentunya dengan menyajikan berbagai tawaran menarik untuk wisatawan.

Dalam kesempatan itu, Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati menyampaikan bahwa NTB siap menyapa para wisatawan dengan berbagai kerajinan khas Lombok dan Sumbawa, khususnya tenun-tenun yang selama ini menjadi primadona wisatawan. ‘’Kegiatan hari ini tentu saja menjadi bagian dari upaya kita untuk menyiapkan daerah kita untuk menjadi alternatif solusi bagi para turis dari seluruh Indonesia, dan kekayaan budaya tenun tidak habis-habisnya untuk digali,’’ katanya.

Hj Niken mengatakan bahwa ada 104 peserta yang mengikuti acara ini, dan 40% di antaranya adalah anak-anak muda yang kreatif. Hj Niken menambahkan bahwa anak-anak muda yang menjadi juara dalam acara expo ini akan diberikan hadiah berupa beasiswa untuk sekolah desainer. Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Pemasaran Kemenparekraf; Wakil Ketua DPRD NTB, H Mori Hanafi; Asisten II Setda NTB, H Ridwan Syah; dan beberapa kepala OPD lingkup Provinsi NTB.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here