NTB Siap Hadapi Bencana Hidrometeorologi

62
Asisten III Setda Provinsi NTB, HL Syafi’i saat Rapat Koordinasi Penanganan Bencanan Hidrometeorologi, yang berlangsung di Ruang Rapat Anggrek Kantor Gubernur NTB, Senin (14/12).
Asisten III Setda Provinsi NTB, HL Syafi’i saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Bencanan Hidrometeorologi, yang berlangsung di Ruang Rapat Anggrek Kantor Gubernur NTB, Senin (14/12).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Fenomena bencana Hidrometeorologi hampir setiap tahun terjadi di Provinsi NTB. Bencana tersebut menyebabkan banyak kerugian, sehingga diperlukan sinergitas dan kolaborasi antar stakeholders untuk sama-sama mengurangi dampak dari bencana ini.

Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Provinsi NTB, HL Syafi’i mengatakan bahwa bencana ini merupakan bencana musiman di setiap tahunnya. ‘’Yang harus kita lakukan adalah bersinergi agar dapat memberikan manfaat yang besar untuk memberikan pertolongan kepada masyarakat yang terkena musibah, karena ini adalah musibah musiman yang setiap tahunnya kita terus perkuat sinergi,’’ kata HL Syafi’i dalam Rapat Koordinasi Penanganan Bencanan Hidrometeorologi, yang berlangsung di Ruang Rapat Anggrek Kantor Gubernur NTB, Senin (14/12).

Senada dengan Asisten III, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, I Gusti Bagus Sugihartha juga mengharapkan kolaborasi untuk menghimpun kekuatan menghadapi bencana ini. ‘’Saat ini kolaborasi sangat penting untuk menciptakan kekuatan menghadapi kondisi ke depan, karena curah hujan saat ini berada di atas normal sehingga kita harus mempersiapkan diri dengan kondisi upnormal,’’ ujarnya.

Menurut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) NTB diperkirakan akhir Desember menuju Januari hingga Februari 2021 akan terjadinya curah hujan yang cukup tinggi. ‘’Dampak dari curah hujan yang cukup tinggi akan terjadinya banjir dan tanah longsor, sehingga dalam koordinasi saat ini kami membuat kekuatan seluruh stakeholders yang berkaitan untuk bersama-sama bertanggungjawab,’’ katanya.

Dalam rapat koordinasi ini juga membahas mengenai Sumber Daya Manusia yang nanti akan turun langsung seperti relawan, pemilihan bahan dan peralatan yang diperlukan saat bencana terjadi dan beberapa lokasi yang akan dituju. ‘’Sehingga kita tahu kedepan ketika bencana terjadi, maka kita sudah memiliki persiapan yang matang untuk segera menghadapinya. Harapan kedepan kita dapat mengurangi resiko kemungkinan yang terjadi,’’ katanya.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here