Grafik Covid-19 Naik Lagi, Pemkab Lotim Berlakukan Wajib Prokes

294
Sekda Lotim, HM Juaini Taupik (baju putih).
Sekda Lotim, HM Juaini Taupik (baju putih).

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Antisifasi bertambahnya penyebaran Covid-19, terutama di momentum liburan hari natal dan tahun baru 2021, Pemkab Lombok Timur (Lotim) memberlakukan persyaratan wajib protokol kesehatan bagi masyarakat yang akan berwisata menyambut tahun baru 2021.

Data di Satgas Penanganan Covid-19 Lotim menunjukkan, belakangan ini grafik angka pasien Covid-19 terjadi peningkatan. Hingga hari ini, Rabu (23/12), pasien Covid-19 di Lombok Timur terkonfirmasi 60 orang yang tersebar di 13 kecamatan. ‘’Ini seperti kita kembali ke puncak yang dulu. Sehingga kita lebih berhati-hati,’’ kata Sekda Lombok Timur, HM Juaini Taupik, dalam keterangan pers, di ruang kerjanya, Rabu (23/12).

Selain itu, masyarakat yang dalam kondisi kurang sehat, juga diminta untuk tidak berwisata. Karena petugas yang berjaga akan memintanya pulang jika diketahui dalam kondisi yang kurang prima. ‘’Kalau datang ke lokasi wisata tidak menggunakan masker atau dalam kondisi demam, lebih baik tidak usah datang. Karena pasti akan dicegah oleh petugas,’’ ujarnya.

Ada 4 titik yang menjadi fokus utama penempatan petugas, yaitu di Montong Gading, Suela, Pringgabaya dan Labuhan Haji. Para petugas ini juga akan mengontrol jumlah pengunjung destinasi. Jika dinilai kunjungan sudah melebihi setengah kapasitas destinasi, maka akan diberlakukan penyekatan atau penghentian sementara akses masuk. ‘’Kami juga memasang komunikasi di lokasi tertentu. Kalau kepenuhan, ya kita tutup dulu. Kalau sudah ada yang turun dan mulai ada ruang, baru kita buka,’’ ungkapnya.

Sekda berharap agar masyarakat dan pelaku wisata mendukung penuh langkah ini. Hal ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap perlindungan kesehatan masyarakatnya. ‘’Penyekatan ini akan mulai diberlakukan sejak libur hari raya natal, 24 Desember 2020 hingga awal tahun baru 2021,’’ ucapnya.

Demi memastikan masyarakat mematuhi protokol pencegahan penularan Covid-19, surat imbauan telah disebarkan melalui kecamatan hingga desa-desa. Bahkan sekolah juga telah mengimbau para siswa agar memanfaatkan waktu liburannya di rumah saja. ‘’Mohon maklum kepada masyarakat, bahwa kita masih dalam situasi pandemi. Kita sabar saja, sebentar lagi kita vaksinasi,’’ katanya sembari menjelaskan, Posko Gugus Tugas juga diaktifkan sebagai call center agar pengendalian dapat segera dilakukan, jika ditemukan kasus di masa libur panjang ini.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here