Korban Pencari Ikan yang Tenggelam di Semerang—Jerowaru Berhasil Ditemukan

555
Warga yang tenggelam di kawasan perairan Dusun Semerang, Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Rabu malam (13/1) sekitar pukul 20.00 Wita, berhasil ditemukan pada Kamis (14/1), sekitar pukul 16.00 Wita.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Seorang warga asal Desa Batu Putik, Kecamatan Keruak, Udin (35), yang dikabarkan hilang saat mencari ikan di kawasan perairan Dusun Semerang, Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Rabu malam (13/1) sekitar pukul 20.00 Wita, berhasil ditemukan pada Kamis (14/1), sekitar pukul 16.00 Wita.

Kejadian itu bermula dari korban bersama dua orang temannya pergi memanah ikan saat air surut. Namun, saat air mulai pasang dua orang rekan sudah naik ke darat, akan tetapi korban tidak ada kelihatan naik, sehingga dua orang rekannya yang naik duluan melapor ke Polsek Jerowaru dan langsung berusaha melakukan pencarian dibantu rekan korban dan warga sekitar.

Kapolsek Jerowaru, IPDA Abdul Rasyid yang dihubungi via handphone (HP) membenarkan pihaknya dibantu warga berhasil menemukan korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa di sekitar lokasi tempar korban hilang. ‘’Alhamdulillah kami bersama warga yang turut membantu pencarian, dan berhasil menemukan korban yang sudah tidak bernyawa,’’ kata Kapolsek.

Jenazah korban, kata Kapolsek, sempat dibawa oleh anggota ke Pusmesmas Jerowaru. Namun kondisi jenazah utuh yang pada akhirnya diserahkan kepada keluarganya untuk dibawa pulang ke Desa Batu Putik, Kecamatan Keruak. ‘’Kami langsung serahkan ke pihak keluarganya. Dan pihak keluargaanya menyatakan ikhlas menerima ini sebagai musibah,’’ ujarnya.

Mantan Kanit Turjawali pada Satlantas Polres Lombok Timur itu menceritakan perkiraan kronologi tenggelamnya korban berdasarkan spekulasi dua orang rekannya dan para nelayan setempat. Korban diperkirakan tidak memperhatikan air laut yang mulai pasang secara mendadak. ‘’Kemungkinan keasyikan memburu ikan untuk dipanah dengan berjalan kaki pada kedalaman sepinggang orang dawasa pada ukuran air surut. Sedangkan dua temannya sudah lebih dulu ke darat beberapa menit sebelum air naik, sehingga korban terjebak dengan air besar,’’ ungkapnya.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here