Setelah Divaksin Covid-19, Gubernur NTB Yakinkan Vaksin Aman dan Halal

357
Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat disuntik vaksin Covid-19.

Oleh: ABDUL RASYID ZAENAL |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah, menerima vaksinasi Covid-19 perdana, di Gedung Graha Bakti Praja Kantor Gubernur NTB, pada Kamis (14/1). Vaksinasi tersebut juga diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Provinsi NTB, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan juga dari perwakilan  organisasi profesi.

Menjadi orang pertama yang divaksin, Gubernur berharap masyarakat bisa yakin akan keamanan dan kehalalan vaksin. Sehingga, masyarakat diminta untuk tidak terprovokasi oleh isu negatif atau hoax tentang vaksin yang selama ini banyak beredar.

‘’Keteladanan atau contoh perlu dilakukan para pemimpin untuk meyakinkan masyarakat yang dibombardir informasi tidak benar terkait Covid-19. Mudah-mudahan setelah ini, masyarakat sedikit bisa lebih tenang. Halal sudah, BPOM juga sudah. Walaupun masih ada suara meragukan, semoga ini bisa memperbaiki keaadaan,’’ kata Gubernur saat konferensi pers yang digelar setelah vaksinasi, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Kamis (14/1).

Dalam kesempatan tersebut, turut memberikan testimoni setelah divaksin Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah; Danrem 162/WB, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani; dan Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal.

Wagub mengungkapkan antusiasmenya ketika mendengar akan mendapatkan vaksin Covid-19. Ia mengungkapkan sudah lama menunggu kehadiran vaksin ini sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran Virus Corona. ‘’Alhamdulillah terus terang saya ingin secepatnya divaksin. Saya excited dan senang. Pada saat divaksin, tidak sakit dan tidak merasakan apa-apa sampai sekarang. Kalau ada gejala ringan ya tidak apa-apa. Saya baik-baik saja,’’ kata Wagub.

Senada dengan Wagub, Danrem 162/WB, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani dan Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal juga mengaku antusias dan senang bisa menerima Vaksin Covid-19. Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani bahkan mengungkapkan kalua saat ini merasa lebih percaya diri dan tidak lagi cemas terkait Covid-19 meski masih tetap harus menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dikarenakan vaksinasi yang masih belum merata. ‘’Intinya kami bahagia dan bangga diberikan vaksin. Vaksinasi ini buat kita lebih percaya diri dan lebih yakin, sehingga imunitas kita tambah tinggi,’’ kata Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani .

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr Nurhandini Eka Dewi menjelaskan, penerima vaksinasi Covid-19 masih tetap harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat, dikarenakan vaksinasi belum dilakukan secara merata. Sebelum divaksin, kata dr Eka, penerima harus melakukan screening kesehatan terlebih dahulu dan terbebas dari beberapa kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk divaksin.

Beberapa kondisi masyarakat yang tidak bisa diberikan vaksin Covid-19, di antaranya; pernah terkonfirmasi menderita Covid-19, ibu hamil dan menyusui, menjalani terapi jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah, penderita penyakit jantung, penderita penyakit autoimun, penderita penyakit saluran pencerna kronis, penderita penyakit hipertiroid, penderita penyakit kanker, penderita diabetes melitus, penderita HIV dan penderita penyakit turberkulosis.

Dinas Kesehatan NTB sendiri telah mempersiapkan vaksinator sebanyak 400 orang, yang berasal dari RSUD Provinsi NTB, RSAD, RS Bhayangkara dan Puskesmas Mataram. Terakhir, dr Eka menjelaskan, setelah pemberian vaksin perdana ini, pada tanggal 16 mendatang vaksinasi akan dilanjutkan kepada tenaga kesehatan (Nakes) di RSUD Provinsi NTB dan disusul oleh masyarakat sipil.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here