KEK Mandalika dan MotoGP Harus Mampu Menggeliatkan Perekonomian Rakyat

581
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno didampingi Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah, saat berada di KEK Mandalika Kuta, Kabupaten Lombok Tengah.

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.CO.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan bahwa sebelum event MotoGP digelar pada Oktober—Nopember mendatang, maka setiap minggu dan setiap bulan akan tetap digelar event-event yang mampu menggeliatkan kehidupan pariwisata dan ekonomi kreatif di kalangan masyarakat.

‘’Sektor pariwisata harus mampu memutus mata rantai pengangguran, harus mampu meminimalisir kemiskinan,’’ kata Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno didampingi Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah, di KEK Mandalika Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, usai meninjau Desa Wisata Bile Bante, Kecamatan Pringgarata, dan Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, sebagai sentra kerajinan tenun Lombok dan berkeliling di kawasan KEK Mandalika, pada Jumat (15/1).

Sandi, demikian panggilan akrab Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan bahwa tak hanya pariwisata dan ekonomi kreatif saja yang menjadi perhatian, tapi juga kelestarian lingkungan. Karena itu, Sandi mengajak masyarakat untuk bangkit dan juga terus meningkatkan hasil kerajinan, seraya tetap menjaga kebersihan, keamanan, kenyamanan dan kelestarian lingkungan.

Di KEK Mandalika, Sandi bersama Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah dan rombongan sempat berkeliling di lintasan Sirkuit MotoGP menggunakan sepeda motor listrik buatan putra-putra NTB.

Saat itu, Sandi mengapresiasi atas upaya-upaya percepatan pembangunan KEK Mandalika termasuk di dalamnya pembangunan lintasan digelarnya MotoGP. ‘’Dengan adanya Sirkuit Mandalika diharapkan dapat mengembangkan pariwisata berbasis olahraga (sport tourism),’’ ujarnya.

Indonesia diketahui masuk daftar cadangan untuk penyelenggaraan ajang balap MotoGP 2021. Karena itu, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terus mengebut pengerjaan Sirkuit Jalan Raya Mandalika yang berada di dalam Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Didukung view Pantai Mandalika yang indah dan eksotik.

Ditegaskan oleh Sandi bahwa pergelaran MotoGP yang sedang diperjuangkan untuk diselenggarakan di Sirkuit Mandalika Kuta, Kabupaten Lombok Tengah ini diharapkannya mampu memicu kebangkitan ekonomi daerah sekitar. ‘’Saya ingin MotoGP ini bukan hanya sekadar infrastrukturnya saja yang terbangun, tetapi juga sumber daya manusianya agar mereka bisa dengan cepat memanfaatkan peluang untuk membuka lapangan kerja,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah membenarkan bahwa, Presiden Jokowi telah memberikan arahan kepada Menparekraf untuk menyukseskan event MotoGP. Kemenparekraf, kata Gubernur, selain menyukseskan MotoGP, tentu akan membuat event-event besar sebelum MotoGP. Karena menurutnya, salah satu cara mendongkrak perekonomian masyarakat adalah dengan memperbanyak event yang melibatkan masyarakat.

Menyinggung keberadaan motor listrik, Gubernur di hadapan Menparekraf menjelaskan, bahwa motor listrik ini merupakan produk-produk kreatif anak muda NTB. Motor listrik hadir di NTB juga sebagai salah satu langkah untuk menghadapi gelaran MotoGP di Lombok. Momentum dunia MotoGP juga sebagai unjuk kompetensi atas kemampuan anak-anak muda kreatif NTB untuk bisa bersaing dengan dunia luar.

Pada kesempatan tersebut, Sandi juga menyerahkan bantuan toilet terbaik untuk KEK Mandalika. Toilet ini diklaim sebagai toilet paling lengkap dan juga terbaik jika dibandingkan dengan toilt-toilet di sejumlah destinasi wisara Indonesia.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here