Nongkrong Malam di Depan Kuburan Onyok, Gadis 17 Tahun Kena Jambret

552
Pelaku jambret inisial WWA alias Jarmanik (23 tahun), asal Dusun Beleka Lauk, Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, berhasil diamankan anggota Polsek Keruak.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gara-gara nongkrong malam-malam di depan komplek kuburan umum Onyok, Desa Batu Putik, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, gadis berinisial YSL (17 tahun), warga Dusun Onyok, menjadi korban penjambretan yang terjadi pada Sabtu malam (16/1), sekitar pukul 20.00 Wita.

Korban bersama teman-temannya lagi asyik ngumpul tiba-tiba dihampiri pelaku berjumlah 2 orang datang berboncengan menggunakan sepeda motor dari arah utara. Tiba-tiba pelaku berhenti dan menghampiri korban YSL. Salah satu dari pelaku turun dari sepeda motornya dan langsung merampas 2 buah HP milik korban.

Karena HP miliknya dirampas, korban dibantu rekannya sekuat tenaga berusaha mempertahankannya sambil mendorong pelaku sembari berteriak sekencang-kencangnya meminta tolong kepada warga sekitar. Tak jauh dari TKP, orang tua korban Buhari, dan anggota BKD Desa Batu Putik, Junaedi, yang mendengar teriakan langsung turun membantu. Dan, berhasil mengamankan satu pelaku berinisial WWA alias Jarmanik (23 tahun), asal Dusun Beleka Lauk, Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah.

Kapolsek Keruak, IPDA Nurlana melalui pesan WhatsApp (WA) kepada Lomboktoday.co.id menuturkan, pihaknya bersama anggota langsung menuju TKP setelah mendapat laporan, dan langsung mengamankan seorang pelaku. Selain itu, Polsek Keruak juga mengamankan dua buah HP dari tangan pelaku merek OPPO A12 warna biru dan OPPO A5s warna biru sebagai barang bukti. ‘’Kami sudah mengamankan satu orang pelaku. Sedangkan teman pelaku berinisial Rap (25 tahun) berhasil melarikan diri,’’ kata Nurlana, Sabtu malam (16/1).

Dikatakan Nurlana, identitas dan ciri-ciri beserta kendaraan yang digunakan pelaku sudah diketahui. Saat ditangkap warga, Rap berhasil kabur ke arah utara. Dan kini dalam pengejaran polisi. ‘’Pelaku penjambretan itu diduga telah melakukan aksinya di beberapa lokasi. Dari ciri-ciri kendaraan yang digunakan identik dengan sejumlah laporan korban. Kemungkinan para pelaku ini memiliki jaringan atau komplotan kejahatan,’’ ujar Nurlana yang memimpin langsung penangkapan itu.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here