Waduh…! Bahaya Jika DAK Lombok Timur Harus Kembali Dipangkas Pemerintah Pusat

199
Kabag ULP Setdakab Lombok Timur, Rozikin.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Berbagai media nasional memberitakan bahwa Covid-19 belum surut. Bahkan sebaliknya ada kecenderungan grafiknya naik. Hal ini bisa berimplikasi terhadap kebijakan Pemerintah Pusat seperti awal tahun 2020 lalu akibat Covid-19, di mana seluruh daerah mengalami pemangkasan DAK (Dana Alokasi Khusus) bahkan banyak dicancel.

Tentu semua pihak tidak ingin hal ini terulang kembali. Salah satu strategi mengantisifasi terkena pemangkasan atau cancel proyek, daerah harus mempercepat lelang proyek agar segera mengeluarkan dokumen kontrak. Dalam aturannya, proyek yang sudah sampai ke tahap kontrak kerja, tidak terkena pemangkasan. Untuk mengetahui sejauhmana kesiapan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengantisifasi kemungkinan terkena pangkas proyek, Lomboktoday.co.id menemui Kabag ULP Setdakab Lombok Timur, Rozikin, di ruang kerjanya, Senin (18/1).

Menurut Rozikin, hingga hari ini, Senin (18/1), dari 12 OPD yang mengelola DAK, baru 1 OPD yang telah mengajukan dokumen program untuk masuk pada tahap pelelangan yakni hanya Dinas PUPR yang mengajukan sekitar 8 paket pekerjaan. Sementara 11 OPD lainnya belum mengajukan.

Namun demikian, Rozikin berkeyakinan hingga pecan terakhir Januari 2021 ini, semua OPD pengelola DAK akan bisa merampungkan dokumen program untuk diajukan ke bagian lelang proyek. ‘’Kita optimis dalam pecan ini atau paling lambat akhir Januari semua DAK sudah masuk lelang,’’ kata Rozikin.

Ketika ditanya andaikata hingga Februari mendatang semua OPD belum dapat mengajukan dokumen lelang, apa konsekuensi yang bakal timbul ? Rozikin menolak berandai-andai, namun dia tetap berkeyakinan dalam waktu dekat semua selesai.

Mantan Kabid Bina Marga Dinas PUPR Lotim ini menyebutkan, belum masuknya dokumen lelang dari beberapa OPD, diperkirakan masih dalam tahap perencanaan. Di antara 12 OPD yang kelola DAK adalah; Dinas PUPR, Dinas Dikbud, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, BP2KB, RSUD dr R Soedjono Selong, RS Labuhan Haji, Dinas Perkim, Dinas Perindag. Baru-baru ini dalam sebuah kesempatan bersama sejumlah awak media Lotim, Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, HM Juaini Taopik sempat menyatakan untuk tahun 2021 ini Pemkab Lotim akan lebih awal melakukan pelelangan semuda proyek dan DIPA proyek telah diserahkan ke semua OPD.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here