131 Pejabat Dimutasi, Sekda NTB: Penanganan Covid-19 Harus Tetap Optimal

368
Sekda NTB, HL Gita Ariadi saat melantik dan mengukuhkan sebanyak 131 pejabat lingkup Pemprov NTB, di RRU Kantor Gubernur NTB, Kamis (21/1).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Nusa Tenggara Barat (NTB), HL Gita Ariadi melantik dan mengukuhkan sebanyak 131 pejabat lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. Pada acara yang digelar di Ruang Rapat Utama (RRU) Kantor Gubernur NTB pada Kamis (21/1) itu, terdapat sebanyak 18 pejabat eselon II, 32 pejabat eselon III, dan 78 pejabat eselon IV, dan ditambah dengan Widyaiswara sebanyak 3 orang yang dilantik dan dikukuhkan.

Pada gelaran mutasi Pemprov NTB kali ini, menurut HL Gita Ariadi, fokus terhadap penyegaran pejabat baru, terutama terhadap upaya penanganan Pandemi Covid-19. Karena itu, beberapa pejabat terkait yang dikukuhkan, seperti dr HL Hamzi Fikri yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB digeser posisinya menjadi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, menggantikan dr Nurhandini Eka Dewi yang sejak awal munculnya Pandemi Covid-19 telah berjibaku menangani penyebaran dan penanganan virus ini. Kemudian dr Eka sendiri dilantik menjadi Asisten Administrasi dan Umum pada Sekretariat Daerah Provinsi NTB.

‘’Pada saat ini kita sedang berjuang mengatasi Pandemi Covid-19. Karena itu, di jajaran Dinas Kesehatan Provinsi NTB, RSUD Provinsi NTB, dan Asisten III mengalami proses penyegaran. Karena Covid-19 semakin serius, maka kepada pejabat baru diharapkan bisa meningkatkan kinerja yang lebih optimal lagi, sehingga masalah Covid-19 bisa terasi dengan sebaik-baiknya,’’ kata Sekda NTB, HL Gita Ariadi saat menyampaikan sambutannya.

Selain melakukan penyegaran pada pejabat penanganan Covid-19, Pemprov NTB juga melakukan pembaharuan terhadap pejabat Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, I Gusti Bagus Sugihartha yang telah mencapai masa purna tugas. Kini Zainal Abidin yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Administrasi Kerjasama Provinsi NTB mengisi posisi tersebut.

Pergantian jabatan pada BPBD NTB diharapkan Gita Ariadi, dapat mempercepat perbaikan dan pembangunan kembali rumah rusak akibat bencana gempa bumi di tahun 2018 lalu. Selain itu, sejumlah perangkat daerah di bawah Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi NTB juga telah dikukuhkan, karena mengalami perubahan nomenklatur. Seperti Biro Kerjasama yang dihapus mulai 2021. Selanjutnya, bagian kerjasama berubah menjadi bagian di Biro Pemerintahan.

Kemudian, Biro Humas dan Protokol berubah menjadi Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTB. Selain itu, Biro Bina Administrasi Pengendalian Pembangunan dan Layanan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (BAPP) dipecah menjadi dua, sehingga menjadi Biro Administrasi Pembangunan dan Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Provinsi NTB. ‘’Mudah-mudahan dengan proses ini, tahun 2021 kita bisa berkerja keras menuntaskan Covid-19 dan merelesiasikan RPJMD dengan tenaga yang segar dan sehat,’’ ujarnya.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here