156 PMI Asal Lotim Berada di Rusunawa Kayangan

178
Situasi para TKI setibanya di Rusunawa Kayangan.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Semenjak Kabupaten Lombok Timur mengalami peningkatan angka penderita Covid-19, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Timur kembali memperketat arus keluar-masuk orang. Salah satunya mengkarantina sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru balik kampung baik pekerja domestik maupun luar negeri.

Dalam sepekan kemarin, Pemkab Lombok Timur telah dua kali melakukan penjemputan langsung para pahlawan devisa itu ke Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM). Pertama, pada hari Kamis (21/1) lalu, telah pulang sebanyak 75 TKI plus 2 anak dan langsung dikarantina di Rusunawa Kayangan.

Menurut keterangan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Timur, Purnama Hadi, di Selong Selasa (26/1) yang intens memimpin tim penjemputan menerangkan, penjemputan kedua telah dilakukan hari Ahad (24/1) kemarin.

Jumlah TKI asal Lotim yang dijemput pada penjemputan kedua kata mantan Kalaksa BPBD Lotim itu, sebanyak 81 orang yang terdiri dari pria sebanyak 74 orang dan wanita 7 orang. ‘’Dengan demikian jumlah PMI di Rusunawa 158 orang yang terdiri dari 156 dewasa dan 2 anak-anak berusia 5 dan 6 tahun,’’ kata Kadishub.

Alumni APDN Mataram tahun 1987 itu menambahkan,  sebagaimana penjemputan hari pertama, seluruh TKI langsung dilakukan pemeriksaan dan verifikasi oleh BP2MI dan Disnaker Provinsi NTB selama kurang lebih 2 jam (dari pukul 12.45 Wita hingga 14.45 Wita). Para TKI diberangkatkan dari BIZAM pada pukul 15.30 Wita dan sampai di Rusunawa pada pukul 17.15 Wita.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here