Bupati Lotim Minta LPJ 2020 Rampung Paling Lambat Maret 2021

220
Suasana Rapat Koordinasi yang dipimpin Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menggelar Rapat Koordinasi Terbatas bersama seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemkab Lombok Timur. Rapat berlangsung, di Ruang Rapat Bupati Lotim, Senin (8/2), membahas sejumlah poin penting penyelenggaraan kegiatan di lingkup Pemkab Lotim.

Selaku Pimpinan Daerah, Sukiman Azmy meminta seluruh laporan pertanggung-jawaban tahun 2020 baik LKPJ, LPPD, maupun LAKIP dapat segera dituntaskan. Seluruh penanggung jawab diminta dapat segera berkoordinasi, sehingga pada akhir Maret seluruh laporan tersebut dapat dirampungkan. Ditegaskannya agar akurasi laporan tetap diperhatikan.

Bupati Sukiman juga berharap agar perekonomian masyarakat dapat kembali bergerak di tengah Pandemi Covid-19. “Kegiatan Pemerintah Daerah merupakan stimulan bagi masyarakat untuk membangkitkan ekonominya,” kata Bupati.

Karena itu, Bupati Sukiman meminta agar kegiatan yang tidak membutuhkan proses tender dapat segera dilaksanakan. Orang nomor satu di Bumi Patuh Karya itu juga mengecek progress pengadaan di sejumlah OPD seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Bupati Sukiman memastikan seluruh kegiatan pengadaan dapat dituntaskan sebelum tahun anggaran berakhir. Diharapkan progresivitas dapat terus berlanjut.

Untuk mendorong pengembangan ekonomi, Bupati Sukiman meminta OPD terkait mengawal pembangunan industri rokok di Paok Motong , utamanya menyangkut lahan. Dengan demikian hal tersebut tidak menimbulkan persoalan di masa mendatang.

Bupati Sukiman menekankan seluruh upaya yang dilakukan pemerintah diharapkan dapat meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Lombok Timur ke posisi yang lebih baik. Karena itu menurutnya perlu dibentuk tim untuk mendukung peningkatan secara progresif diiringi penetapan target untuk mendorong kinerja tim.

Di bidang kesehatan, Pemda, selain menargetkan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan penurunan stunting melalui pengadaan teleCTG di seluruh Puskesmas yang ada, juga menargetkan Posyandu Keluarga tersedia di seluruh desa/ kelurahan.

Bupati Dukiman menyinggung pula masih adanya penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Lombok Timur, sementara kabupaten/ kota lain ada yang kasusnya nihil. Menurut Bupati Sukiman, hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19, serta masyarakat Lombok Timur untuk mencegah penyebarannya.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here